Waktu menunjukan pukul tiga pagi, mobil ambulance yang membawa jenazah Sandra baru meninggalkan rumah sakit, disusul mobil Sri yang ditemani putri. Setelah menempuh perjalanan kurang lebih satu jam, akhirnya sampai dikediaman Sandra. Susana di dalam rumah dan sekelilingnya sangat gelap, pak satpam yang biasa jaga di pos depan pun tidak terlihat, untungnya Putri memiliki kunci cadangan.
Sri turun untuk membukakan pintu gerbang, karena tidak tega melihat kondisi Putri yang kelelahan.
Mobil ambulance mengikuti langkah Sri yang sengaja berjalan kaki untuk menyalakan lampu pos satpam dan lampu taman.
Bagian rumah menjadi terang setelah lampu taman dinyalakan, dan Sri begitu terkejut melihat pemandangan yang ada di hadapannya, sebuah spanduk, berukuran 50x50 terpasang di depan pintu masuk.
"RUMAH INI DISITA BANK"
Sri berniat memberitahukan Putri di mobil yang masih terparkir di depan gerbang masuk, tetapi baru saja membalikan badan, ternyata Putri sudah berdiri tepat di belakangnya.
"Apa ini maksudnya Put?"
"Putri juga tidak tau Mbak, terakhir ke rumah mama lima bulan lalu belum ada tulisan itu."
"Pasti ini kerjaan suami barunya mamamu."
Giginya sampai gemeretak menahan marah.
"Malang betul nasib Mama ya Mbak, sudah Ayah Putri dulu berselingkuh dan sering KDRT, yang sekarang sama saja penjahat, makanya dari awal Putri menentang pernikahannya.
"Sudah Put, kita pikirin nanti saja, sekarang yang harus kita dahulukan pemakaman tante Sandra. Bagaimana kalau kita kebumikan di dekat Abah sama Ambu Mbak?"
"Hemm," Putri mengangguk.
Sri mendekati pak sopir ambulance dan memerintahkannya putar arah menuju kediaman Sri, dia berniat memakamkan tante Sandra di dekat makan kedua orang tuanya yang dikebumikan di makam keluarga miliknya.
Tetangga di tempat Sri tinggal memang lumayan jauh, itu dikarenakan letak rumah yang meskipun di pusat kota tapi karena dibangun di lahan yang sangat luas serta dikelilingi benteng tinggi membuat rumah Sri sedikit terasing dan jarang ada orang yang berani…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments