Setelah sampai di bawah jembatan, Bang Sayid langsung turun dan melakukan pencarian dengan penerangan dari handphone yang biasa digunakan untuk berkomunikasi dengan Cungkring, yang selalu dia simpan rapi di tas kerjanya.
"Aku harus menemukan handphone itu, bagaimana bisa menjatuhkan Wicaksono, sementara semua barang bukti kejahatannya ada di sana. Bodoh! kenapa bisa hilang. Kalau sampai tidak di temukan bisa bisa aku jadi budaknya selama hidupku."
Bang Sayid mengutuk diri sendiri.
Sekeliling tempat itu telah dia telusuri, tetapi tidak membuahkan hasil, akhirnya karena kelelahan dia terduduk di bebatuan besar pinggir sungai.
Matanya menerawang ke arah sungai yang berkilauan terkena sinar lampu yanga ada di atas jembatan. Tiba tiba sudut mata mananya seolah menangkap sebuah bayangan, dengan segera Bang Sayid memalingkan wajahnya ke arah kanan. Dan benar saja, dalam jarak dua meter ada seorang perempuan berambut panjang mengenakan gaun berwarna merah berbunga putih, melakukan hal yang sama seperti dirinya terduduk di atas batu sambil menatap sungai.
Wajahnya tidak terlihat jelas, karena menyamping, meskipun penerangan kurang, tetapi dia terlihat jelas karena baju yang dikenakannya.
"Apa yang dilakukan perempuan itu? kenapa malam malam ada di tempat seperti ini? apa mungkin dia setan? atau jangan jangan orang mau bunuh diri?"
"Halah bodo amat, mau setan, mau bunuh diri bukan urusanku, aku harus fokus cari handphone itu sampai ketemu."
"Tapi siapa tau dari tadi dia ada di sana, dan aku baru menyadarinya, apa sebaiknya aku tanya dia? mungkin saja dia yang menemukan handphoneku."
Setelah bergulat dengan pikiranya sendiri, akhirnya Bang Sayid memutuskan mendekati perempuan berbaju merah yang masih asik memandangi sungai.
Semakin dekat dengan perempuan itu, Bang Sayid mencium wangi bunga mawar yang membuatnya merasa ragu untuk melanjutkan langkahnya
Angin dingin berdesir menerpa sekujur tubuhnya, di ikuti wangi mawar yang semakin menyengat, Bang Sayid memejamkan matanya seol…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR92
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments