Saat kantung mayat terbuka, tercium bau seperti daging panggang, terlihat tubuh yang menyusut berwarna hitam, seolah hanya tulang yang telah menghitam, bahkan di beberapa bagian seperti kedua tangadan kakinya sampai betis telah hilang, wajah dan kepalanya tidak terbentuk sempurna hanya menyisakan deretan gigi yang memakai kawat masih terlihat utuh. Semua orang tidak ada yang berani mentap lama, kecuali Wicaksono.
Kakinya bersimpuh dan membelai kepala yang hanya tengkorak hitam, dia yakin kalau sosok yang ada di hadapannya Nayla, karena dia hapal betul dengan kawat gigi yang menempel di giginya itu milik putri kesayangannya.
"Nay sayang, maafin Daddy nak. Kenapa harus kamu yang mengalami kematian seperti ini? Biar Daddy saja yang menggantikan posisimu, maaf Nay."
Sayid, teganya kamu melakukan ini kepada putri kesayanganku! tunggu saja, aku tidak akan melepaskanmu, dan akan aku pastikan kematianmu lebih menyakitkan dari Nayla.
Meskipun tidak ada tetesan air mata dari kedua matanya, tetapi semua orang yang berada di sana bisa merasakan kesedihan Wicaksono yang terkenal, tegas, angkuh dan arogan.
"Bapak menegenali mayat ini?"
Setengah berbisaik dan membungkuk, seorang polisi memberanikan diri bertanya kepada Wicaksono.
"Dia putri tunggalku Nayla."
"Apa yang membuat Bapak yakin kalau korban putri anda?"
Wicaksono tidak menjawab, dia hanya menunjuk kawat gigi. Polisi pun mengerti, dan mempercayainya.
"Mohon maaf Pak, kami akan melakukan autopsi terhadap jenazah putri Bapak, jadi kami akan membawanya ke rumah sakit sekarang. Dan kami harapkan kedatangan Bapak ke kantor, untuk memberikan keterangan dan petunjuk, siapa tau ada tersangka yang Bapak curigai?"
"Baik, sekarang saya akan ikut mengantar Nayla, dan memberikan satu nama yang telah membuat putriku seperti ini."
Polisi yang ada di situ hanya berpandangan, mendengar perkataan Wicaksono yang seolah telah mengetahui siapa pelaku pembunuhan putrinya itu.
Setelah menutup TKP, mobil ambulance yang membawa jasad Nayla, di…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR101
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments