"Hari ini terakhir kalinya kamu merasakan susu coklat panas kesukaamu, aku sudah tidak tertarik dengan harta kekayaanmu, dan tidak ingin terlibat terlalu jauh dengan keluarga toxic seperi kalian, tujuanku hanya satu, menghancurkan Wicaksono ayahmu, karena dia orang yag telah mempermainkan dan menginjak harga diriku. dia juga telah membunuh ayah dan ibuku, serta kedua anakku Hesti dan Arya. Meskipun aku berusaha menyembunyikan latar belakang keluarga setra kehidupanku di masa lalu, tapi dengan kekuasaanya dia mampu menemukan mereka dan melenyapkannya. Apa salah mereka? sehingga harus menerima kematian setragis itu."
Meskipun apa yang terjadi kepadanya sebuah pukulan berat yang mampu membuat dirinya merasakan kepedihan karena kematian tragis kedua orang tua dan juga anak-anaknya, tetapi Bang Sayid tidak pernah menyadari apa lagi sampai menyesali semua perbuatanya kepada orang-orang yang telah dia sakiti lebih kejam dan sadis. Di matanya hanya terpancar kebencian menatap Nayla yang terbaring tidak berdaya.
"Kring!"
Suara telepon di rumah Wicaksono terus berdering, tapi tidak ada satupun yang mengangkat panggilan itu, karena semua karyawan yang bekerja di rumah besar itu telah Bang Sayid pulangkan, dengan memberi pesangon lima puluh juta perorang, dengan syarat harus pergi hari itu juga dan menghilang.
Semuanya tidak ada yang menolak tawaran Bang Sayid, karena sejujurnya semua karyawan di rumah Wicaksono tidak ada yang suka dengan sifat keras dan suka semea-mena keluarga pejabat itu, alasan mereka tetap bertahan karena memerlukan pekerjaan itu untuk membiayai hidup keluarganya.
*************
"Bram, apa kamu sudah cek rumah? bagaimana kondisi di sana?"
"Aman Bos, tidak ada pergerakan yang mencurigakan, tadi saya lihat Nona Nayla sedang berolahraga di belakang rumah."
"Kapan itu!?"
"Sore Bos."
"Cek sekarang, rumah sudah di hubungi berkali-kali tapi tidak ada yang menjawab, pastikan Nay baik-baik saja, kalau sampaiSayid tau,, bisa bahaya.
Nay pasti akan kena imbasnya."
"Ba…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR95
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Saras Wati
Sayid anaknya Wicaksono
2023-01-06
0