Mulyadi tidak berniat memihak Bang Sayid, meskipun sudah berulang kali Bang Sayid menawarkan kerjasama untuk menghancurkan Wicaksono, tetapi selalu dia tolak. Pengabdiannya selama ini dirasa belum cukup dengan apa yang telah diterimanya.
Dan saat Wicaksono berniat melenyapkan Bang Sayid dia dengan sengaja menaruh pisau di samping Bang Sayid untuk bisa melepaskan ikatan di tangan dan kakinya, juga kunci gudang agar bisa lolos. Bukan karena memihak Bang Sayid, tetapi dia tidak ingin Wicaksono terjerat masalah, selama ini bukan tidak tau kalau tuannya itu banyak melakukan kejahatan, tetapi dia tutup mata dan tidak merasa khawatir karena Wicaksono tidak turun tangan secara langsung atas segala kejahatan yang di perbuatnya.
Tetapi karena dendamnya terhadap Bang Sayid membuat Wicaksono gelap mata dan kurang perhitungan hingga turun tangan saat eksekusi pembakaran gudang meskipun Mulyadi yang mendahului, itu dia lakukan semata hanya untuk melindungi Wicaksono dari jeratan hukum.
Dia rela menjadi tersangka kalau hal terburuk terjadi, dan betapa terkejutnya Mulyadi saat tau kalau Bang Sayid anak kandung Wicaksono yang telah lama menghilang, di saat dirinya akan memberi tahu kalau Bang Sayid masih selamat, Wicaksono malah lari dan terjadilah kecelakaan yang membuat kondisinya seperti sekarang ini.
Saat Mulyadi akan meninggalkan rumah sakit tiba-tiba gawainya berdering.
"Hallo tuan Sayid, anda di mana?"
"Terimakasih banyak Pak Mul, ternyata kamu lebih memihakku, ketimbang si tua bangka itu. Pasti selama ini kamu tersiksa jadi kacungnya kan? aku yakin kamu pasti bahagia dengan kabar kecelakaan yang menimpa tuanmu itu?"
"Tuan Sayid, tolong katakan anda di mana?"
"Kenapa? kamu ingin jadi pengikutku? maaf, tapi aku tidak akan pernah merekrut seorang penghianat, orang yang berani menghianati tuannya pasti akan melakukan hal yang sama dikemudian hari."
"Buatkan itu maksud saya Tuan,"
"Hahaha! luar bisa, ternyata kamu benar-benar penjilat, aku tidak akan terpedaya orang sepertimu, d…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR109
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments