Setelah puas membahas kematian Paijo yang bunuh diri di lapas, ketiganya pulang kerumah masing-masing, begitupun dengan Bang Sayid, dia memutuskan pulang kerumah orang tuanya dari pada ke perumahan tempat tinggalnya bersama Sri.
Jam delapan malam dia baru sampai, langsung masuk kamar tanpa menemui kedua buah hatinya, memang sejak kecil anak-anak lebih dekat kepada nenek kakenya ketimbang Bang Sayid.
Setelah membersihkan badan Bang Sayid berniat tidur awal, karena seharian ini rasanya begitu melelahkan, setelah semalaman melayani istri pelaut yang memberikan bayaran mahal untuk sekedar memenuhi kebutuhan batinnya, dan siang sampai sore mendengarkan cerita paijo.
Tapi baru saja matanya terpejam, video call masuk dari Kartika, dengan malas dia mengangkat panggilan itu.
"Abang sama anak-anak sehat?"?
"sehat,"
"Abang apa nggak lihat selang infus yang terpasang di tanganku?"
"Kenapa?"
Aku malas menanggapi setiap pertanyaan Kartika, bahkan ketika tau dia dirawat karena terlihat tanganya terpasang infus, aku tidak pernah merasakan khawatir sedikitpun.
"Aku divonis kangker rahim stadium tiga Bang,
dan umurku hanya sisa tiga bulan saja,"
"Jangan becanda Kartika!"
Baru setelah dia bilang terkena kangker dan umurnya hanya sisa tiga bulan lagi aku kaget bukan kepalang, karena sebentar lagi tambang duitku akan hilang satu lagi, selama ini hanya dialah yang aku andalkan karena bisa memberi dua puluh bahkan sampai empat puluh juta perbulan. Sementara yang satu lagi belum kunjung memberikan hasil justru hilang bagai di telan bumi dan tidak ada kabar sampai sekarang.
"Iya Bang, akupun baru tau tadi siang, maafkan aku ya Bang."
"Jangan menyerah, tidak ada yang bisa mendahului kehendak sang pencipta, setiap penyakit pasti ada obatnya kamu harus semangat Kartika."
Aku memberi semangat meskipun sebenarnya tidak pernah perduli dia mau sembuh atau enggak, yang ada dipikiranku saat ini bagaimana caranya mencari mangsa baru untuk aku jadikan istri yang bisa memberiku penghasilan. Dan aku sud…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments