"Selamat siang Pak, saya mau besuk napi yang bernama Paijo."
"Dengan bapak siapa?"
"Sayid!"
"Silahkan masuk ruang tunggu, kami akan segera panggil yang bersangkutan."
"Baik Pak, terimakasih banyak."
Selang beberapa waktu menunggu, dari arah pintu bagian dalam kaca penghalang antara napin dan pengunjung keluar Paino digandeng petugas lapas.
Kondisinya sungguh memprihatinkan, banyak bekas luka di sana sini dan badanya kurus tak terawat banyak bulu tumbuh di wajahnya.
"Waktunya lima belas menit."
Tanpa menunggu jawaban, petugas itu masuk kembali.
"Apa kabar Jo?"
"Begini saja Bang, "
Jawabnya lirih menundukan kepala.
"Kenapa kamu bisa ada di sini?"
"Emhh"
Paijo tetap menunduk, seolah tidak ingin menatap Bang Sayid.
"Ya sudah, kalau kamu gak mau cerita aku pergi dulu." Bang Sayid yang merasa kesal karena lawan bicaranya hanya diam memutuskan untuk beranjak dari hadapannya.
"Aku salah memilih teman Bang, karna rasa sakitku terhadap Abang, jadinya memutuskan mencari kawan baru dan akhirnya dapat tapi ternyata mereka perampok dan hanya memperalatku."
"Apa aku pernah menyakitimu?"
Kembali duduk.
"Enggak Bang, tapi karena Sri pujaan hatiku Abang nikahi aku jadi malas bertemu Abang."
"Maaf karna aku tidak pernah mengetahui itu. O iya, aku dengar kamu membunuh pemilik rumah yang kalian rampok?"
"Bukan aku yang membunuh, justru aku berusaha menolong agar mereka tidak terbunuh."
"Yang bener Jo? kenapa kamu membela korbanmu sendiri."
"Karna mereka orang tuanya Sri," jawabanya lirih.
"Apa Jo!"
Meskipun dari awal sudah bisa menebak, tapi rasanya tetap saja Bang Sayid kaget.
"Iya Bang, orang tuanya Sri dibunuh kawan-kawanku, dan aku yang mencoba membela mereka malah dibikin pingsan dan babak belur. Tapi ketika aku bangun semua orang menuduh hanya aku saja yang membunuh mertua Abang itu."
"Aku gak bisa bantu Jo, meskipun kamu cerita yang sebenernya pasti mereka tidak akan melepaskanmu karna semua tanda bukti mengarah hanya padamu kecuali ada bukti yang bisa membebaskanmu dari semua tu…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR22
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments