"Bang, hand phonemu dari tadi bunyi terus, ganggu orang istirahat saja."
"Sana bangun bikinin Abang makanan, lapar!"
Terlihat Bang Sayid yang baru saja keluar dari kamar mandi menggapai gawainyan.
"Masih capek Bang, makan di luar saja ya."
"Abang tidak suka perempuan pemalas,"
"Abang terlalu kuat, badanku sampai sakit semua karena melayani Abang semalam."
"Apa kamu tidak suka?"
"Suka banget, lain kali aku pasti siapkan setamina dulu biar gak kewalahan melayani Abang."
"Tidak ada lain kali, karena kamu sudah bersuami jadi aku tidak akan menemuimu lagi, ini pertama dan terakhir kalinya bagi kita."
"Bang Sayid, tolong jangan berkata seperti itu. Suamiku terlalu sibuk dengan pekerjaanya sebagai pelaut, aku kesepian dan hanya kamulah yang bisa memuaskan hasrat bercintaku, berapapun uang yang kamu minta, pasti aku siapkan."
"Aku tidak menyukai cara bercintamu, dan aku membenci wanita pemalas sepertimu, jadi jangan pernah hubungi aku lagi."
Bang Sayid langsung pergi, dia tidak memperdulikan teriakan perempuan yang telah menemaninya semalaman dan bahkan memberikan bayaran sebesar sepuluh juta untuk sekedar memuaskan nafsu syahwatnya.
"Ada apa Kartika telpon terus, apa dia mau kirim uang lagi? Tapi tidak mungkin belum lama ini dia sudah transfer."
Kring!
"Hallo Kang Asep ada apa?"
"Sini Bang, kami tunggu ditempat biasa ya."
"Ok!"
Tut!
Baru saja menutup gawainya tiba-tiba ada panggilan masuk lagi tapi langsung mati.
"Hallo Abang, kenapa malah telpon Kartika? Aku kangen ingin lihat muka Abang."
"Nanti saja kalau sudah sampai rumah, Abang masih sibuk."
Tut!
"Nyebelin, udah bangun kesiangan mana perut laper, Kartika lagi tumben telpon terus. Padahal aku berharap Sri yang telpon tapi sampai sekarang dia tidak menghubungiku, kemana dia? apa dia tau kalau orang tuanya mati dibunuh kawan Paijo? tapi mana mungkin dia bisa tau, selama ini hubungan keluarganya hancur gara-gara Sri lebih memilih aku ketimbang menuruti perkataan mereka."
********
"Ada apa Kang Asep? tumben, lagi gak puny…
BANYAK ISTRI BANYAK REZEKI
BIBR26
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments