(Hay para readers tercinta,, maaf ya author update santai sehari 1 bab, karna kesibukan di dunia nyata. Jadi harap maklum, tapi diusahain bisa lebih dari 1 bab sehari.)
"Om ...." Lirih Aisyah memanggil Hassan.
Perlahan, Hassan membuka matanya mendengar panggilan Aisyah. Tubuhnya menggeliat, dan kembali menarik selimut yang bergeser dari tubuhnya.
"Ada apa?" tanya pria itu.
"Ini sudah pagi, Om," cemas Aisyah.
"Kamu ingin pulang ke rumah?" tanya Hassan santai.
Aisyah mengangguk ....
"Tidak perlu panik begitu. Kamu di rumah tidak ada kegiatan, kan? Juga tidak sedang kuliah?" ujar Hassan.
Aisyah masih diam, entah apa yang ada dalam pikiran gadis tersebut.
Setelah membersihkan diri masing-masing, kedua insan itupun kini sudah berada di dalam mobil. Hassan menatap ke arah jendela mobil yang mengembun. Bayangan wajah Hanum juga tiba-tiba melintas dengan begitu saja. Hassan bukan hanya menyakiti satu wanita, tetapi dua wanita dalam waktu yang sama. Hanya saja bedanya, Hanum tidak tahu akan semua ini, dan Hassan pun telah membayar mahal kepada Aisyah, atas apa yang dia lakukan.
Hassan kembali fokus ke kemudi mobilnya tanpa satu patah kata pun. Sampai di dekat rumah Aisyah, Hassan menepikan mobilnya, lalu menatap Aisyah yang hanya diam sambil menatap ke depan. Tampaknya, Aisyah belum tersadar jika mobil Hassan sudah terparkir di dekat rumahnya.
"Syah," panggil Hassan.
Aisyah masih diam. Tidak ada rasa dingin ataupun rasa kantuk. Yang ada hanya perasaan yang tidak menentu.
"Syah .…" Hassan menepuk pundak Aisyah.
Seketika itu pula, Aisyah tersadar dari lamunannya. Dia mulai melihat sekelilingnya dan perlahan turun dari mobil Hassan, tanpa satu patah kata pun.
Hassan menatap Aisyah dari dalam mobil, hingga gadis itu menghilang dari pandangan.
'Kenapa akhir-akhir ini, aku selalu memikirkan dia?' batin Hassan.
Pria itu berusaha menepis perasaannya, dia pun menggerakkan stang bundarnya perlahan. Mobil melaju dengan kecepatan sedang.
****
Sampai di rumah, Aisyah segera masuk ke kama…
Dunia Aisyah
Entah ...
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments