Malam hari tiba, waktu telah menunjukkan pukul delapan. Aisyah telah selesai membersihkan diri, dia pun mendudukkan dirinya di hadapan cermin, lalu menatap kosong bayangan dirinya yang terpantul masih dalam balutan handuk.
Satu tetes air mata jatuh, saat kembali teringat akan takdir yang menimpa dirinya. Ingin sekali Aisyah berteriak, tapi tak kuasa. Gadis itupun mulai terisak.
'Kamu menjijikan sekali, Syah ....'
'Kamu benar-benar hina sekarang ....'
'Murahan sekali, kamu itu ....'
Aisyah menangis dalam hati, meneriakkan dirinya sendiri. Dia merasa benci dan jijik terhadap dirinya sendiri. Jangankan orang lain, Aisyah sendiri pun sangat membenci dirinya. Namun kendati demikian, dia tetap saja mempertahankan posisinya saat itu.
Hanya demi uang, dia rela menjual tubuhnya. Hanya demi uang, dia bahkan tak peduli dengan tatapan orang-orang yang mencemoohnya.
Demi uang ....
Demi ibunya ....
Demi kebutuhan hidupnya juga ....
Soraya menarik napas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya perlahan pula.
Kriiing ....
Suara dering yang berasal dari ponselnya membuyarkan lamunan Aisyah. Dia pun segera meraih benda pipih di atas meja rias, dan menatap layar pada ponsel.
"Tini?" gumamnya.
"Halo, Tin?" Aisyah menerima panggilan tersebut.
[Syah, kita jadi,kan?] Tini sudah memberi kode.
"Ja, jadi kok, Tin, ini aku baru mandi, lagian masih jam segini juga, kan diskotik sampai pagi," balas Aisyah.
[Iya, aku tahu, Syah. Maksudnya aku udah telpon Madam Jeni minta ijin libur, takutnya kamu gak jadi.]
"Jadi, jadi, Tin, aku siap-siap dulu."
[Oke.]
Tut ....
Panggilan pun berakhir, Aisyah meletakkan kembali benda pipih itu di atas meja rias dan bergegas melepas handuk yang membalut tubuhnya, kemudian menggantungnya di belakang pintu. Kemudian dia berjalan mendekati lemari pakaian, untuk memilih baju mana yang akan dia pakai.
Sudah beberapa baju yang Aisyah pilih, namun gadis itu merasa kurang cocok dengan beberapa baju yang dia punya.
"Duh, kok bajunya jelek semua ya, udah lama juga aku nggak p…
Dunia Aisyah
Night Club'
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments