Hanum tak menanggapi ucapan Hassan, dia terus berjalan diikuti Hassan di sampingnya.
'Maafkan aku, Mah. Bukan maksudku mengkhianatimu, tapi aku terlanjur cinta dengan gadis malam itu. Walaupun aku tidak bisa memilikinya dengan cara sebenarnya, tapi aku akan membuat dia bersamaku dengan caraku sendiri,' batin Hassan sambil terus berjalan.
Tak lama mereka sampai di kamar mereka. Hanum menaruh camilan yang baru saja dia beli di atas meja, lalu dia merebahkan tubuhnya di atas kasur. Begitupun dengan Hassan. Seketika rasa haus yang dia rasakan mendadak hilang, bahkan pria itu sampai lupa membeli minuman untuk dirinya sendiri.
****
**Kamar Kos Aisyah
Saat itu waktu sudah menunjukkan pukul delapan malam. Ausyah tengah duduk di atas kasur. Gadis itu merasa bahwa dirinya sudah tidak mempunyai harga diri. Harga dirinya sudah dia jual demi pengobatan ibunya, satu-satunya orang tua yang masih dia miliki saat itu.
"Bagiku, kesembuhan ibu adalah yang utama, aku rela menjadi seperti sekarang ini karna ibuku. Walaupun sekarang ini ibarat aku keluar dari lubang buaya, dan masuk ke lubang macan hanya untuk menemukan kebahagiaan, yang mustahil aku dapatkan," lirih Aisyah.
Tanpa disadari, sudah setengah jam Aisyah merenung, dia melirik jam pada ponselnya.
"Jam setengah sembilan, untung aku sudah mandi tadi sore. Sekarang aku akan ganti baju, terus berangkat kerja," gumamnya.
Kini Aisyah telah rapi dengan penampilannya. Dia pun mengendarai sepeda motornya menuju bar, tempat dia melamar kerja.
Sesampainya, Aisyah masuk ke dalam. Saat memasuki ruangan bar, udara dingin AC menyeruak menusuk kulitnya. Tak lama seorang pria yang merupakan petugas bar, segera menyambutnya. Pria tersebut telah dipercayakan oleh pemilik bar untuk menjaga dan mengawasi bar itu.
"Selamat datang, Nona, saya Andi, penjaga bar di sini, semoga kamu betah bekerja di sini," kata petugas bar bernama Andi.
"Eh, iya, Pak, saya Eva." Aisyah sengaja mengubah namanya untuk Menutupi identitas aslinya.
"Baik, Eva, kamu ikut s…
Dunia Aisyah
Menjadi Bartender
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments