Gadis itu ternyata Hana, tetangga Aisyah. Dia tidak sengaja melihat Brian mengeluarkan dompet dari dalam saku celananya, kemudian Ijah melihat sebuah kertas kecil berukuran persegi terjatuh ke tanah.
Ijah pun memungut kertas tersebut, bertepatan dengan itu Brian pun menoleh. Ijah tak sengaja melihat kertas tersebut, yang ternyata sebuah foto. Wajahnya tak asing di mata gadis itu.
"Lho, ini bukannya Tuan Hassan, suami Aisyah," gumam Hana lirih namun dapat didengar oleh Brian.
Brian segera merebut kertas yang dipegang oleh Ijah. "Hey, jangan sembarangan bicara kamu! Ini keponakan saya, dan nama istrinya bukan Aisyah tapi Hanum," hardiknya.
Hana menatap sinis ke arah Brian, kemudian dia tersenyum penuh arti. "Ternyata benar dugaanku, suami Aisyah sudah punya istri. Pantas saja Aisyah hanya dinikahi secara siri. Karna dia sedang hamil juga. Tapi salut juga sama Tuan Hassan, dia berani berbuat berani tanggung jawab juga."
Ucapan Hana membuat Brian tercengang ....
'Istri siri? Aisyah?" Brian membatin.
"Haha, ada bahan gibah baru nih. Ternyata Aisyah itu pelakor. Reta harus tahu nih," cibir Hana kemudian memilah buah-buahan di kios itu.
"Bang, buahnya yang ini berapa?" tanya Hana kepada penjual buah.
Namun Brian segera menarik lengan Hana menjauh dari kios buah.
"Ih, apa-apaan ini?" geram Hana seraya menarik tangannya.
Brian pun memberikan bungkusan berisi buah yang baru saja dia beli kepada Hana. "Ini buah buat kamu, jadi kamu tidak perlu beli lagi. Dan saya akan kasih kamu uang tapi tolong jelaskan siapa Aisyah dan ada hubungan apa sama laki-laki yang ada di foto ini? Dia keponakan saya."
Seketika Hana melebarkan senyumnya. 'Wah, dapat buah gratis, dapat uang juga lagi. Kapan lagi bisa dapat rejeki nomplok seperti ini,' batinnya.
"Baik, saya akan kasih tahu semuanya, tapi sambil makan gimana, kebetulan saya lapar sekali," ujar Hana sambil tersenyum penuh makna.
"Baiklah, kebetulan saya juga lapar dan belum makan. Ayo ikut saya." Brian mengajak Hana masuk mobil.
Perlahan…
Dunia Aisyah
Ternyata ....
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments