Malam hari tiba dan waktu sudah menunjukkan delapan malam. Sementara itu, Hana mengirim pesan kepada Reta, mereka akan bertemu di suatu tempat.
Kemudian Hana mengendarai sepeda motornya menuju suatu tempat. Setibanya di tempat yang dituju, Hana kembali mengirim pesan kepada Reta, dan tak lama Reta datang menghampiri Hana.
"Gimana, kita jadi ke rumah sakit?" tanya Reta.
Hana mengangguk, kemudian kedua gadis itu mengendarai sepeda motornya masing-masing menuju tempat yang mereka sudah rencanakan.
Kini mereka berdua sampai di sebuah rumah sakit, dan setelah memarkirkan sepeda motornya masing-masing, mereka berdua masuk ke dalam.
Seorang perawat menyambut mereka berdua. "Selamat malam Nona, ada yang bisa saya bantu?"
"Em, Sus, kita mau menjenguk Bu Sri, di kamar mana, ya?" sahut Hana sopan.
"Maaf, kalian siapanya?" tanya perawat tersebut tanpa curiga sedikitpun.
"Kita saudaranya," jawab Hana lagi sedangkan Reta tidak banyak bicara.
"Oh, mari saya antar ke kamarnya." Perawat itu berjalan diikuti kedua gadis di belakangnya. Kini mereka sudah sampai di depan ruang rawat Ibu Sri.
"Ini kamarnya pasien atas nama Ibu Sri, silahkan kalian masuk, saya tinggal ya," kata perawat itu sambil tersenyum ramah.
"Baik, Sus, terimakasih," angguk Hana.
Setelah perawat itu pergi, kedua gadis itu masuk ke dalam. Mereka berjalan mendekati seorang wanita yang tengah terbaring namun tidak tidur. Bu Sri yang menyadari kedatangan kedua gadis yang dia kenal, pun menoleh ke arah mereka.
"Lho, Hana, Reta? Tumben?"
"Iya, Bu, saya sama Reta mendengar kabar, kalau Ibu masuk rumah sakit. Dan maaf kita baru sempat jenguk Ibu," tutur Hana bersikap sesopan mungkin.
Bu Sri tersenyum. "Tidak apa-apa, oh iya kalian tidak bersama Aisyah?"
Hana dan Reta pun saling berpandangan, kemudian Hana menatap Bu Sri.
"Tidak, Bu, karna Aisyah sekarang jarang di rumah," ujar Hana santai.
"Iya, Nak, dia sekarang kerja di kafe," kata Bu Sri berusaha menjelaskan kepada kedua gadis tersebut.
"Kerja di kafe? Kafe apa, Bu?" Han…
Dunia Aisyah
Rencana Jahat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments