"Itu lihat," tunjuk Aisyah.
Tini pun menoleh ke arah yang ditunjuk. Dan seketika kedua bola matanya membulat pula. "Itu kan Ita, jadi dia kos di sini juga?" gumamnya.
Mendengar percakapan antara dua gadis itupun, pemilik kos menoleh ke arah yang dimaksud.
"Oh iya itu Mbak Ita, dia bekerja di hotel sekitar sini. Memang yang kos di sini semua pekerja malam," papar pemilik kos.
Aisyah dan Tini pun saling berpandangan ....
"Kita cari kos lain saja," bisik Aisyah.
Tini pun mengangguk, kemudian menatap tidak enak kepada pemilik kos. "Bu, maaf, kita cari makan dulu, ya. Mendadak lapar sekali, nanti baru lanjut kesini," bohongnya.
"Baik, silahkan," angguk pemilik kos ramah.
Aisyah dan Tini pun kembali berboncengan dan sepeda motor melaju perlahan.
"Males banget aku kos sebelahan sama Ita, bisa-bisa aku dibully terus sama dia," ujar Aisyah.
"Iya, Syah, untung aja kamu liat dia, kalo gak, kamu udah kos di sana baru lihat dia, kan repot juga kalo harus pindah kos lagi," sahut Tini.
"Kamu betul, Tin," kata Aisyah.
Tak lama, sepeda motor yang dikendarai Tini pun tiba di sebuah tempat ....
"Itu seperti kos-kosan juga, banyak kamar," tunjuk Tini pada sebuah tempat.
Mereka berdua turun, dan berjalan mendekati rumah tersebut. Belum sampai di depan pintu langkah mereka terhenti, karena seorang pria hendak masuk ke rumah itu.
"Itu mungkin yang punya rumah," bisik Tini.
"Ya sudah, kita panggil yuk," ajak Aisyah.
"Permisi, selamat malam, Pak," sapa Tini.
Pria tersebut pun menoleh. Dia mengerutkan keningnya melihat kedua gadis yang belum pernah dilihat sebelumnya.
"Cari siapa, ya?" tanya pria itu.
"Maaf, apa di sini kos-kosan?" tanya Tini lagi.
"Oh betul sekali, tapi maaf sudah penuh semua," kata pria itu.
"Huft ...." Tini mengeluh sedangkan Aisyah hanya diam.
"Ya sudah, kami permisi, Pak," pamit Tini dijawab dengan anggukan kepala pria itu.
"Sepertinya udah gak ada lagi kos-kosan," keluh Aisyah.
"Kamu jangan nyerah dulu, Syah. Kita cari lagi, yuk?" usul Tini mencoba menenangkan Aisyah.…
Dunia Aisyah
Hari yang Menyebalkan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments