"Makasih ya, Tin. Aku turun dulu," kata Aisyah.
Tini mengangguk, dan Aisyah pun turun dari mobil, kemudian melangkahkan kakinya masuk ke dalam.
Dia segera disambut oleh sang dokter. "Nona, dari tadi saya menghubungi anda, tapi nomer anda selalu berada di luar jangkauan."
Aisyah mengerutkan keningnya, dia pun mengeluarkan benda pipih dari dalam tasnya. Gadis itu menghidupkan layar ponselnya, namun layar pada ponsel Aisyah tetap gelap.
"Kok hapeku mati, ya?" gumam Aisyah.
Seketika dia teringat, bahwa sedari kemarin, dia lupa mencharger ponselnya.
"Ya ampun maaf, Dok, hape saya mati lupa saya cas," kata Aisyah kepada sang dokter.
Sang dokter pun menghembuskan napas kasarnya.
"Oh iya, Dok. Bagaimana kondisi ibu saya? Apa dia sudah sadar?" tanya Aisyah kemudian.
Dokter tersebut menggeleng pelan. "Dengan berat hati, saya sampaikan bahwa kondisi ibu anda semakin drop. Dan saya tidak yakin apakah ibu anda bisa ...."
"Bisa apa, Dok?" tanya Aisyah ketika sang dokter menghentikan ucapannya.
'Astaga, kenapa juga aku kelepasan, tapi, tidak baik juga kalau aku merahasiakan kondisi Ibu Sri kepada anaknya,' batin dokter.
"Dok?" Aisyah membuyarkan lamunan dokter.
"Em, maaf, Nona ... saya terpaksa mengatakan hal ini. Ibu anda mengalami depresi dengan tingkat keparahan tinggi. Semoga saja ada keajaiban, dan ibu anda bisa segera sembuh." Dokter pun meralat ucapan sebelumnya.
Seketika itu juga, tubuh Aisyah gemetar, lututnya terasa lemas. "Dok, apa saya boleh melihat ibu saya?"
"Silahkan, Nona." Dokter pun mengantar Aisyah ke dalam ruangan, tempat di mana Bu Sri dirawat.
"Saya tinggal dulu, Nona. Banyak pasien mengantri," kata dokter.
Aisyah mengangguk, dan sang dokter pun segera meninggalkan ruangan tersebut.
Tangan Aisyah yang masih gemetar itu, perlahan bergerak membuka pintu ruangan. Dia melangkahkan kakinya semakin dekat dengan ibunya yang sampai saat ini, masih saja terbaring tak berdaya.
"Bu, cepatlah sembuh, kita kumpul sama-sama lagi seperti kemarin. Maafin aku, Bu. Sudah membu…
Dunia Aisyah
Siuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments