(Hai para readers, mohon maaf ya kalau up nya agak slow, karna author mempunyai kesibukan di dunia nyata 🙏)
Setelah diam tak lagi berbicara, Hassan mengamati wajah Aisyah dengan seksama. Aisyah telah masuk ke alam mimpi, pengaruh alkohol membuat dirinya sudah tak bergeming lagi ketika Hassan mengguncang tubuhnya.
"Tidur juga akhirnya," gumam Hassan lirih.
Lama Hassan menatap wajah Aisyah, tanpa sadar pria itu senyum-senyum sendiri.
'Ternyata benar-benar cantik, bahkan lebih cantik dari Hanum. Jelas saja, secara dia masih sangat muda,' batin Hassan.
Perlahan tangan Hassan mulai merayap ke pipi Aisyah yang benar-benar mulus, bahkan tanpa tahi lalat pun.
Sementara Aisyah hanya diam tak bergeming, dia sudah pulas di alam mimpi. Jadi, gadis itu sama sekali tidak merasakan sentuhan tersebut.
"Sial, harusnya aku tidak melakukannya, saat kamu tidak sadarkan diri. Tapi ... mau bagaimana lagi, aku begitu menginginkanmu." umpat Hassan.
Pria itu mulai merangkak ke atas tubuh Aisyah. Dia tidak peduli dengan kondisi Aisyah saat itu. Yang dia inginkan hanyalah menuntaskan hasratnya saat itu.
Hassan mulai mengecup bibir Aisyah, kemudian berpindah ke leher jenjang gadis itu yang mengeluarkan aroma begitu memabukkan.
"Sial, aku tidak tahan lagi." Sekali lagi Hassan mengumpat.
Pria itu segera merobek baju yang melekat pada tubuh Hassan hingga terkoyak, dan melemparkan begitu saja ke lantai.
Hassan menjadi gelap mata ketika dua buah kembarnya terpampang indah di depan mata. Tanpa menunggu hitungan, pria itu mulai menyesapnya.
Aisyah yang semula pulas, pun tersadar. Namun, dia hanya bisa merasakan tanpa bisa bergerak. Hanya ******* kenikmatan saja yang keluar dari bibirnya, saat gerakan demi gerakan Hassan lakukan di atas tubuhnya.
"Kamu benar-benar nikmat Syah," lirih Hassan tanpa jawaban dari Aisyah.
Hassan terus melancarkan aksinya. Selesai bergulat sendiri, pria itupun tertidur pulas.
****
Keesokan hari, Aisyah menggerakkan tubuhnya yang serasa remuk redam, matanya mengerjap beberap…
Dunia Aisyah
Lupa Segalanya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments