Karena Bu Sri tidak merespon ucapan Aisyah, gadis itupun berlari keluar hendak memanggil dokter. Namun belum sampai Aisyah keluar, pintu sudah terbuka. Dokter pun masuk.
"Nona?"
"Dokter, ibu saya kok tiba-tiba diam lagi," kata Aisyah dengan raut wajah cemas.
Dokter pun segera berjalan menghampiri Bu Sri, dia memeriksa wanita itu. Tak lama terdengar dengkuran pelan dari arah wanita tersebut.
Dokter pun tersenyum kemudian menoleh ke arah Soraya. "Ibu kamu tidak apa-apa hanya tertidur saja, seperti yang sudah saya katakan bahwa kondisi ibu anda masih lemah, dan belum bisa banyak bergerak ataupun bicara."
Aisyah pun bernapas lega, kemudian dokter keluar dari ruangan. Aisyah dengan setia menunggu ibunya.
Tak terasa hari menjelang sore. Aisyah melihat Bu Sri masih memejamkan mata, dengan napas lemahnya.
'Mungkin benar juga kata dokter, ibu biar dirawat dulu di sini. Kalau aku bawa pulang terus kenapa-napa, aku pasti kewalahan karna nggak ada yang bantu aku, Kak Zae nggak bisa diandalkan,' pikir Aisyah.
Akhirnya Aisyah berpamitan kepada dokter dan memasrahkan ibunya untuk dirawat di tempat itu.
Kini Aisyah telah tiba di rumahnya. Gadis itu segera membersihkan diri kemudian masuk ke dalam kamar, dan merebahkan tubuhnya di atas kasur. Aisyah menatap kosong ke arah dinding kamar.
Beberapa saat kemudian, Aisyah meraih ponselnya yang sudah penuh tercharger. Gadis itu menelpon Hassan, dan menyuruh datang ke rumahnya.
****
"Kamu itu apa-apaan sih, sudah saya bilang jangan telpon dulu kalau saya belum telpon, untung saya di tempat kerja dan istri saya tidak tahu," omel Hassan yang kini telah berada di rumah Aisyah.
"Anda itu mau enaknya sendiri, Mas," ketus Aisyah.
"Lho, lho, kok bisa begitu? Bukankah kita sama-sama merasakan enak?" kata Hassan tenang.
"Bukan itu maksud saya," balas Aisyah.
"Lantas, apa yang kamu inginkan? Saya sudah berbaik hati menuruti permintaanmu. Apa kamu tahu, saya rela membohongi istri supaya bisa bersama kamu," tegas Hassan.
"Malam ini menginaplah di sini…
Dunia Aisyah
Bersikap Tegas!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments