"Jangan bahas orang lain, saat kita sedang bersama. Apa kamu paham?" ujar Hassan menatap lekat pada wajah wanita di hadapannya.
Aisyah memalingkan wajah. "Istrimu itu bukan orang lain."
"Syah, plis jangan seperti ini. Bisakah kita seperti saat pertama ketemu, bahagia tanpa harus memikirkan orang lain?" Hassan mulai lemah hatinya.
Air mata Aisyah pun luruh begitu saja, namun dia segera menghapusnya. "Tapi kenyataannya sekarang, aku hanyalah orang ketiga dalam rumah tangga kamu, Mas. Aku hanyalah madu istri kamu. Aku juga pelakor di mata masyarakat, terutama di desaku."
"Sayang, tolong kamu jangan bicara seperti itu, aku juga sekarang ini sangat tersiksa," lirih Hassan seraya mendaratkan tangannya di pundak Aisyah.
Aisyah pun diam, dia tidak mampu lagi berkata-kata. Hatinya mendadak perih menyadari kenyataan yang dia hadapi saat ini.
Tanpa basa basi lagi, Hassan segera menarik tubuh Aisyah hingga melekat pada dirinya. Hassan menatap lekat wajah Aisyah dengan jarak lima centimeter dari wajahnya.
"Mas, kamu mau apa?" Aisyah mendorong Hassan namun pria itu justru semakin mempererat cengkeramannya sehingga Aisyah tidak dapat bergerak sedikitpun.
Dengan gerakan cepat, bibir mereka sudah saling menempel. Hassan membekap mulut Aisyah dengan bibirnya. Awalnya mereka sama-sama terdiam. Namun secara perlahan, Hassan menggerakkan bibirnya hingga menimbulkan bunyi.
Aisyah tak bergerak, dia sudah pasrah membiarkan Hassan melakukan apa yang dia inginkan. Gadis itu berusaha menahan birahi yang bergejolak dalam dirinya.
Hassan benar-benar pintar memainkan nafsuu Aisyah, hingga secara perlahan tangan Hassan yang awalnya mencengkeram tangan Aisyah, pun mulai melemah.
Dan tangan Hassan yang lainnya mencengkeram salah satu buah kembar Aisyah. Gairah yang sudah lama terkubur, kini bangkit kembali. Aisyah terlena, dia mulai terbuai dengan permainan ganas Hassan.
Sementara Hassan tersenyum di sela aktifitasnya, memainkan bibir dan buah kembar Aisyah. Serta merta Aisyah mulai membalas setiap…
Dunia Aisyah
Sofa Panas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments