Wanita itu menuju ruang tengah dan menghidupkan televisi. "Mending aku nonton tivi saja, daripada mikir yang macam-macam tentang suamiku," lirihnya.
****
**Kos Aisyah
Drrrttt ... drrrttt ....
Suara getaran benda pipih yang terletak di samping bantal, sukses membuat Jodha membuka matanya. Gadis itu bangun dan mengambil ponselnya.
"Sayang, nanti malam jangan kemana-mana, aku mau ke tempat kamu."
Aisyah membaca pesan dari Hassan.
'Gawat, aku harus pulang, daripada jadi masalah,' batin Aisyah.
Kemudian Aisyah mengirim pesan kepada Joe ....
"Mas, aku pulang rumah, tolong jangan hubungi aku."
Setelah itu, Aisyah bersiap-siap. "Sebaiknya aku mandi dulu. Lagian sudah mau sore. Nanti di rumah tidak perlu mandi lagi," gumamnya.
Selesai mandi, Aisyah pun mengendarai sepeda motornya dan pulang ke rumah. Tak terasa hari sudah sore. Sesampainya, dia berpapasan dengan Hana dan Reta.
"Syah? Kamu kok jarang kelihatan?" sapa Reta kepada Aisyah.
Belum sempat Aisyah menjawab pertanyaan Reta, Hana sudah menyela. "Dia kan sekarang sudah jadi orang sibuk. Ya maklum dong, orang kaya baru memang gitu."
Aisyah diam, dia mengurungkan niatnya untuk berbicara karena sudah malas dengan kedua gadis tersebut.
"Sibuk apa? Sibuk urusan ranjang, ya?" cibir Reta.
"Betul, siapa lagi coba orang yang sukses di atas kasur, kecuali kupu-kupu malam," sahut Hana.
"Hahaha ....!"
Kemudian kedua gadis itu tertawa terbahak, dan meninggalkan Aisyah.
Sementara Aisyah hanya menggelengkan kepala, kemudian masuk ke dalam rumah. 'Ini yang bikin aku nggak betah di rumah,' batinnya seraya mendudukkan tubuhnya di atas sofa.
****
Sementara di tempat lain ....
Joe sedang duduk di teras depan kosnya. Dia sedang membaca pesan dari Aisyah.
'Hem ... kasihan sekali nasib Aisyah. Karna ketidaksengajaan ibunya, dia harus menanggung semuanya. Kalau saja uangku banyak, aku akan kembalikan sama suami sirinya, dan aku akan nikahi Aisyah secepatnya. Masalah anak yang dia kandung, aku akan menganggapnya sebagai anakku juga. Andai saja…
Dunia Aisyah
Selalu Berdebat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments