Hingga akhirnya, Aldi mendatangi klub ke sembilan yang merupakan klub terakhir di kota itu. Aldi masuk ke dalam. Pada saat yang bersamaan, Aisyah baru saja mengantar minuman kepada pelanggan, dan dia kembali berjalan ke belakang.
Kini Aldi berada di dalam. Pria itu disambut oleh seorang pria muda bernama Joe.
"Selamat malam, Om, mau pesan apa?" sambut Joe ramah.
"Em, Maaf, Mas, kalau masuk sini apa harus minum, ya?" tanya Aldi.
"Oh, tidak juga tidak apa-apa, memangnya Om sedang menunggu orang? Atau hanya sekedar menenangkan diri saja?" ujar Joe mencoba menebak sesuatu.
Aldi tersenyum. "Sebenarnya, saya sedang mencari orang, Mas. Namanya Aisyah, dia itu sering pergi ke tempat ini, makannya saya pikir dia ada di sini, ternyata tidakk ada."
"Oh, anda mencari seseorang. Maaf, kalau boleh tahu, apakah dia kekasih Om, atau istri, atau orang yang paling penting bagi Om. Maaf kalau saya lancang, ingin tahu sekali urusan Om. Ya barangkali saya bisa membantu," kata Joe takut-takut.
Aldi menggeleng. "Tidak kok, dia hanya teman saya, dan ibunya sudah dua hari ini mencari dia, saya hanya membantu mencari saja, karna kebetulan saya teman dekatnya."
Aldi terpaksa berbohong, karena dia pun bingung dengan situasi saat itu.
Sementara Joe mengangguk. "Oh begitu ... ya semoga anda segera bertemu sama Aisyah. Maaf, ternyata di sini juga tidak ada yang bernama Aisyah."
"Tidak apa-apa, saya mengerti kok. Ya sudah, kalau gitu saya permisi," pamit Aldi.
"Baik, Om, silahkan," angguk Joe sopan.
Aldi pun keluar dari klub itu, sementara Joe berjalan ke belakang. Saat itu, Aisyah baru saja keluar dari toilet.
"Apa ada pelanggan lagi yang memesan minum?" tanya Aisyah kepada Joe.
"Oh tidak, tapi tadi ada pengunjung dan dia tidak pesan minum," ujar Joe.
Aisyah mengerutkan keningnya. "Lho, tumben ... biasanya para pengunjung yang singgah di tempat ini, mereka selalu pesan minuman."
"Kamu benar, tapi tadi orang itu sedang mencari temannya," kata Joe.
"Oh mencari temannya," angguk Aisyah.
Joe lupa mem…
Dunia Aisyah
Tidak Ketemu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments