Tak lama, Aisyah dan Hassan telah berada di sebuah restoran. Dan matahari yang awalnya gagah bertahta di atas langit, kini telah berganti menjadi rembulan sebagai isyarat jika kini waktu sudah berganti malam.
Aisyah dan Hassan kini duduk berhadapan. Tak lama, seorang pelayan datang membawa makanan yang telah dipesan.
"Ayo dimakan," titah Hassan.
Aisyah mengangguk, dia mulai melahap hidangan yang telah tersaji. "Mas, setelah makan, kita ke mall ya. Aku ingin shopping."
"Iya, boleh. Nah gitu dong, kalau ada aku bilang saja mau apa, pasti aku kasih. Jangan sungkan," ucap Hassan.
Aisyah tersenyum, namun senyum yang dipaksa. Sebenarnya gadis itu tidak hobi shopping, dia hanya memanfaatkan keadaan saja. Selesai makan, Hassan mengantar Aisyah ke mall. Aisyah membeli skincare dan pakaian yang mahal-mahal.
Setelah membayar semua belanjaan, Hassan mengajak Aisyah keluar mall. Namun, baru saja dia melangkahkan kakinya, netranya tak sengaja mengarah pada sosok wanita yang sangat dia kenal.
'Hanum? Gawat,' batin Hassan.
"Aku ke toilet sebentar, kamu tunggu di luar saja." Hassan berbisik di telinga Aisyah kemudian pergi begitu saja.
Belum sempat Aisyah mengiyakan ucapan Hassan, pria itu sudah menghilang dari hadapan.
'Kenapa sih itu orang? Aneh sekali,' batin Aisyah sambil terus berjalan.
Tanpa disengaja juga, gadis itu melihat Hanum sedang melihat-lihat pakaian. Seketika Aisyah tersenyum smirk.
'Itukan istri Mas Jalal, pantas saja dia kabur.' Aisyah membatin dan seketika terlintas ide usil dalam benaknya.
Aisyah berjalan menghampiri Hanum, dia berpura-pura menabrak wanita itu.
"Aduh!" pekik Hanum sambil memegangi lengannya yang tertabrak oleh Aisyah.
"Aduh ... maaf, Tan ...." Aisyah tidak melanjutkan ucapannya, dia pun pura-pura kaget melihat Hanum.
"Kamu?" Hanum segera mendahului ucapannya.
"Lho, Tante yang waktu itu ...."
"Iya, kita juga pernah tabrakan di sini." Lagi-pagi Hanum menyela ucapan Aisyah.
"Hehe, saya minta maaf, Tante. Saya jalan tidak lihat-lihat," ucap Aisyah so…
Dunia Aisyah
Kalut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments