Keesokan hari, Aisyah pergi ke rumah sakit mengunjungi ibunya, namun dokter memberitahukan, bahwa tubuh Bu Sri masih lemah, dia belum sadarkan diri. Dokter pun menyarankan Aisyah untuk pulang terlebih dahulu.
Aisyah pun pulang ke rumahnya. Dia duduk termenung di atas sofa. Tak terasa, waktu sudah menunjukkan pukul dua belas siang ....
Tin ....
Aisyah tersentak mendengar sebuah klakson mobil. Dia pun beranjak dari duduknya, dan berjalan keluar rumah. Hassan sudah berdiri di ambang pintu.
"Mas?" sambut Aisyah.
Hassan tersenyum, dan segera melangkah masuk tanpa dipersilahkan terlebih dahulu.
"Bagaimana kondisi ibu kamu?" tanya Hassan seraya duduk di sofa.
Aisyah ikut duduk tak jauh dari Hassan. "Masih lemah, Mas. Dia belum sadarkan diri."
"Ya sudah, kamu yang sabar ya, semoga ibu kamu cepat sehat," kata Hassan berusaha menenangkan Aisyah.
"Iya, Mas. Em ... apakah anda tetap ingin menikahi saya secara siri?" tanya Aisyah takut-takut.
"Kenapa tidak? Saya sangat menginginkan anak itu. Dan saya tidak mungkin menikahi kamu secara sah, karna saya sudah punya istri, dan saya sangat mencintai istri saya."
Kata-kata Hassan yang terang-terangan, membuat hati Aisyah semakin teriris. Namun gadis itu tidak mampu berbuat apa-apa, selain hanya menangis dan bersedih.
"Kamu sudah makan?" tanya Hassan.
"Saya tidak doyan makan, selalu muntah kalau perut diisi," sahut Aisyah.
"Terus, kamu makan apa setiap harinya?" Hassan mengerutkan keningnya.
"Paling ngemil saja, sama minum jus," tutur Aisyah.
"Ya sudah, yang penting kamu jaga baik-baik kandungan kamu. Kalau sampai ada apa-apa, kamu harus mengganti rugi semuanya," ancam Hassan.
Aisyah menghela napas. "Baik, Mas, jangan khawatir."
"Besok minggu, dan setiap minggu, saya akan transfer kamu uang, untuk kebutuhan satu minggu. Tolong, nanti kamu kirimkan nomor rekening kamu," kata Hassan.
Aisyah pun mengangguk. "Apa Mas tidak kerja?"
"Saya minta ijin libur dengan alasan ada kepentingan keluarga, demi menyempatkan diri bertemu kamu," sahut Has…
Dunia Aisyah
Tetangga Nyinyir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments
Zahra Lain
ceritanya bagus...
2023-08-15
0