'Astaga! Kenapa aku sampai lupa dengan foto itu,' seru Aldi dalam hati. Dia benar-benar telah bertindak ceroboh.
"Em, su-sudah kok, Pak, tapi tidak ada yang kenal dengan Aisyah," bohong Aldi karena takut Hassan akan menyuruhnya mencari ulang.
"Kemana dia? Ya sudah, saya kembali ke ruangan dulu," gumam Hassan kemudian segera keluar dari ruangan Aldi.
Setelah Hassan pergi, Aldi segera mengusap dadanya merasa lega karena Hassan mempercayai ucapannya.
Sementara Hassan langsung menuju ke parkiran mobil. Dia mengendarai mobilnya perlahan. 'Aku akan cari sendiri dia,' batinnya.
Sudah satu jam Hassan mengendarai mobilnya, dia hanya berputar di sepanjang jalan kota itu. Dia hendak ke rumah Tini, namun tidak tahu tempatnya.
Seketika Hassan teringat dengan Ita yang pernah bercerita kepadanya, bahwa dirinya kos di dekat tempat kerjanya.
"Sebaiknya aku ke kos Ita saja," lirih Hassan.
Kini Hassan telah sampai di kos Ita, dia mengetuk pintu kamar kos Ita. Tak lama terbukalah pintu, dan keluarlah Ita masih mengenakan daster. Wajahnya terlihat seperti baru saja bangun tidur. Wanita itu terkejut, dia tak percaya bahwa pria di hadapannya itu adalah Hassan.
"Tu-Tuan?" gagap Ita.
'Duh, jangan-jangan dia mau melabrakku karna kejadian kemarin waktu di pantai, aku kan sudah keceplosan di depan istrinya,' batin Ita.
"Aku minta nomernya Tini," kata Hassan tanpa berbasa-basi terlebih dahulu.
"Oh, sebentar." Ita masuk ke dalam kamar dan mengambil ponselnya, kemudian keluar lagi menemui Hassan.
Dia memberikan nomor telpon Tini kepada Hassan. Dan Hassan pun menyimpannya. Kemudian segera berlalu dari hadapan Ita, pun tanpa permisi.
Ita mengerutkan keningnya, sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal. 'Aneh sekali itu orang, ada perlu apa sama Tini?' batinnya seraya menutup pintu kamar kosnya.
Di dalam mobil, Hassan segera menelpon Tini. Tak lama panggilan pun tersambung ....
[Halo? Siapa, ya?] Terdengar suara Tini dari seberang sana.
"Share lokasi rumah kamu sekarang juga, saya Hassan," kata Hass…
Dunia Aisyah
Penyelidikan Intens
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments