**Rumah Hanum
Kini Brian tiba di depan pintu gerbang, dan saat itu Bi Iyem sedang menyapu daun-daun kering di depan rumah. Dia menghentikan aktifitasnya, saat mendengar suara klakson. Bi Iyem cepat-cepat membuka pintu gerbang, dan mobil Brian pun masuk.
'Mobil siapa, ya? Sepertinya bukan mobil Tuan,' batin Bi Iyem sambil memperhatikan mobil tersebut dengan seksama.
Tak lama, Brian turun dari mobil, dia tersenyum kepada Bi Iyem.
"Halo, Bi, apa kabar," sapa Brian.
"Lho, ternyata Den Brian. Baik, Den ... mari masuk," ucap Bi Iyem.
Brian melangkah masuk ke dalam, dia melihat Sherly sedang menonton televisi di ruang tengah. Brian terdiam sejenak menatap Hanum yang duduk dengan posisi membelakanginya.
'Kasihan sekali kamu, Mbak,' batin Brian.
Sedang asik menonton televisi, tiba-tiba saja Hanum merasa hendak buang air. Dia pun beranjak dari tubuhnya. Wanita itu terkesiap melihat Brian berdiri.
"Lho, Om? Kapan datang?" tanya Hanum.
"Baru saja ini," sahut Brian.
Tak lama Bi Iyem datang membawa secangkir teh. "Den, ini minumnya saya taruh sini, ya."
Kemudian Bi Iyem berbicara kepada Hanum. "Apa Nyonya juga mau dibuatkan minum?"
"Tidak perlu, Bi, nanti saja," tolak Hanum.
Bi Iyem pun mengangguk, kemudian dia berjalan ke belakang.
"Maaf, saya ke kamar kecil dulu, Om," kata Hanum.
"Baiklah," angguk Brian.
Tak lama, Hanum selesai membuang hajatnya, dia pun segera menemui Brian. Bertepatan dengan itu, Hassan tiba di rumah. Dia segera menghampiri Hanum dan Brian yang sedang mengobrol.
"Lho, Pah? Kamu dari mana saja? Semalam tidak pulang, dan sekarang tidak ke kantor," heran Hanum.
"Em, iya, Mah, tadi urusan kantor sudah selesai lebih awal, dan kerjaan pun hanya sedikit. Dan semalam tidak pulang ya biasa aku ada lembur, setelah itu membahas proyek dengan klien jadi sampai malam," bohong Hassan.
Brian menatap sinis ke arah Hassan. 'Dasar pecundang,' batinnya.
Hanum hanya mengangguk, tak lama Bi Iyem datang menghampiri. "Maaf, Nyonya, Tuan, Den Brian, makan siang sudah siap."
Hanum me…
Dunia Aisyah
Mulai Terkuak
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments