"Siapa, Syah?" tanya Hassan.
"Oh iya, Mas ... saya lupa bilang, kalau saya punya kakak namanya Kak Zae tapi dia jarang di rumah," sahut Aisyah.
"Gitu ya?" gumam Hassan.
"Iya, sebentar saya bukakan pintu dulu." Aisyah pun berjalan ke depan untuk membukakan pintu.
Pintu terbuka, dan Zaenal berdiri di ambang pintu. Aroma alkohol menyeruak dari mulutnya.
"Kakak minum, ya?" tanya Aisyah sambil menutup indra penciumannya.
"Bukan urusan kamu!" ketus Zaenal sambil berjalan ke ruang tengah.
Langkah pria itu terhenti manakala melihat Hassan, yang juga kaget melihat dirinya.
"Kamu siapa? Enak-enakan duduk di situ," ujar Zaenal dengan tatapan mata tidak suka.
"Kak, jangan gitu, dia itu calon suamiku," celetuk Aisyah menghampiri Zaenal.
Zaenal menoleh ke arah adiknya. "Apa? Calon suami? Hahaha! Maksud kamu, dia itu om-om yang kamu layani tiap malem? Dan kamu dapet uang haram dari dia?" cibir Zaenal.
"Cukup! Tolong jaga bicara Kakak, aku udah cukup sabar ngadepin Kakak. Bener-bener keterlaluan, Kakak bilang uang haram? Jangan munafik, Kakak juga ikut menikmati uangku, kan?" Aisyah mulai emosi.
"Sudah-sudah, jangan bertengkar. Mas, saya memang calon suami Aisyah. Dan kami sudah laporan kepada Pak RT." Hassan melerai kedua insan yang merupakan kakak beradik itu.
Karena malas dengan pria tua tersebut, Zaenal pun hendak pergi lagi dari rumahnya. "Bagi duit," katanya kepada Aisyah.
"Duit lagi? Yang kemarin kemana? Aku kasih gak dikit lho," bantah Aisyah.
"Sudahlah, tidak perlu dipermasalahkan." Hassan pun mengeluarkan lima lembar uang seratus ribuan, dan memberikannya kepada Zaenal.
"Nah gitu dong, kalo orang minta duit langsung kasih, gak kebanyakan alesan." Zaenal menerima uang tersebut kemudian pergi begitu saja.
Aisyah hanya menggelengkan kepala, kemudian menatap Hassan. "Maafin kakak saya."
"Tidak masalah, ya sudah ayo kita tidur saja ini sudah malam," ujar Hassan.
Aisyah mengangguk, kemudian mereka berdua berjalan masuk ke kamar Aisyah. Mereka mengobrol sebentar kemudian masing-…
Dunia Aisyah
Keadaan yang Runyam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 98 Episodes
Comments