Tepat jam lima sore, Sael telah menyelesaikan pekerjaannya dan bergegas keluar dari area kantor.
Arka yang saat itu sedang merapikan meja kerja, tak sengaja menatap kubikel gadis itu.
Matanya menangkap sebuah benda persegi di atas meja—dompet Sael tertinggal di sana. Buru-buru ia mengemasi barang-barangnya ke dalam tas dan segera berlari menyusul Sael yang ternyata masih berada di area parkiran.
Sael baru saja hendak membuka pintu mobilnya saat sebuah tepukan di daun pintu mengejutkannya. Ia langsung menoleh dengan alis bertaut rapat. "Ngapain?" tanyanya ketus begitu melihat Arka yang terengah-engah kehabisan napas di hadapannya.
"Nih, dompetmu ketinggalan," ujar Arka sambil menyerahkan benda tersebut.
"Makasih." Sael menerima dompetnya, lalu mengibaskan tangan, menepis lengan Arka yang masih bersandar di pintu mobilnya. "Minggir, aku mau masuk."
Arka tidak bergeser. Ia justru menyunggingkan senyuman kecil yang mencurigakan. "Sael, kamu tahu sendiri, kan, kalau aku ini tipe orang yang tahu cara balas budi?"
Sael mendengus, langsung paham arah pembicaraan Arka. "Kenapa? Mau nebeng?"
Arka mengangguk cepat tanpa tahu malu. "Bukan karena aku malas mengantre taksi, Sael. Aku cuma ingin mentraktirmu makan. Tadi di kantin kelihatannya kamu sama sekali tidak nafsu makan," ucap Arka jujur.
Sael berpikir sejenak sebelum akhirnya mengembuskan napas pasrah. "Masuklah."
Arka langsung melesat masuk ke dalam kursi penumpang dengan senyuman lebar yang menghiasi wajahnya.
Perjalanan di dalam mobil SUV hitam milik Sael berjalan lebih tenang. Hanya ada suara radio yang memutar lagu pop bervolume rendah. Arka sibuk mendekap tas kerjanya, sesekali mencuri pandang ke arah Sael yang fokus menyetir.
"Punggungmu," suara Sael tiba-tiba memecah keheningan saat mobil berhenti di lampu merah. "Kenapa tadi kamu kelihatan ketakutan banget waktu Pak Surya menyuruhmu lepas baju? Bukan cuma karena malu, kan?"
Arka tertegun. Ia tidak menyangka Sael menyadarinya. Arka mengalihkan pandangan k…
The Architecture Of Us
Bab 8 : Balas Budi Level Maksimal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Tami Andriani
tuh kan...
2026-08-04
0
Fazira
Arka ini lucu juga
2026-06-26
2