⚠️ 𝙋𝙚𝙧𝙞𝙣𝙜𝙖𝙩𝙖𝙣 𝘼𝙙𝙚𝙜𝙖𝙣: 𝘽𝙖𝙗 𝙞𝙣𝙞 𝙢𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣𝙙𝙪𝙣𝙜 𝙠𝙤𝙣𝙩𝙚𝙣 𝙧𝙤𝙢𝙖𝙣𝙨𝙖 𝙙𝙚𝙬𝙖𝙨𝙖 (𝙍𝙖𝙩𝙞𝙣𝙜 21+). 𝙆𝙚𝙗𝙞𝙟𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙙𝙞𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥𝙠𝙖𝙣.
Hari-hari berlalu penuh ketegangan yang menumpuk di dada Sael.
Kalender di dinding kamar sudah melewati tanggal yang sebelumnya dilingkari merah oleh Aeros sebagai HPL.
Namun, perut buncit Sael yang kini sudah menginjak usia sembilan bulan lebih itu masih kelihatan tenang-tenang saja.
Belum ada tanda-tanda flek bercak darah, belum ada ketuban yang merembes, apalagi kontraksi hebat yang menandakan sang buah hati siap melihat dunia.
Kondisi ini perlahan-lahan membuat Sael panik.
Ia duduk sendirian di sofa ruang tengah sejak siang, pikirannya mulai melayang ke mana-mana, membayangkan berbagai kemungkinan buruk yang menakutkan.
Rasa khawatir seorang calon ibu baru benar-benar menguasai logikanya, membuatnya terus-menerus mengelus perutnya dengan cemas.
Ketika deru mesin mobil Aeros terdengar di halaman, Sael bahkan tidak beranjak dari posisinya.
Pintu depan terbuka, menampilkan sosok Aeros yang tampak lelah sepulang dari kafenya.
Ia berjalan mendekati sofa, dahinya berkerut tipis melihat wajah istrinya yang ditekuk.
"Sayang, kamu kenapa? Ada yang sakit?" tanya Aeros lembut sambil menggenggam tangannya.
Sael hanya menggeleng pelan, matanya berkaca-kaca. Aeros yang paham kalau istrinya sedang butuh ruang untuk menenangkan diri memilih untuk tidak mendesak dulu.
"Aku mandi sebentar ya, badan aku lengket banget. Habis itu kita ngobrol."
Tidak butuh waktu lama bagi Aeros untuk membersihkan diri.
Sepuluh menit kemudian, ia sudah kembali ke ruang tengah dengan pakaian santai rumahannya.
Rambut hitamnya masih sedikit basah, memancarkan aroma sabun yang sangat segar.
Aeros mendudukkan dirinya di samping Sael, langsung menarik tubuh gemal istrinya ke dalam dekapannya.
Ia mengecup pipi Sael berulang kali, mencoba menenangkannya.
"Yuk, cerita sama aku. Apa yang bikin kamu murung begini?"
."Kak... HPL kita kan udah lewat tiga hari. Tapi kenapa si adek belum mau keluar juga ya?…
The Architecture Of Us
Bab 107 : Merangsang Kontraksi 21+
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
🤭🤭🤭
2026-08-17
1