Karena kafe milik Aeros biasanya mengalami lonjakan pengunjung di akhir pekan, cowok itu sudah bersiap sejak pagi-pagi buta.
Sekitar pukul tujuh pagi, Aeros berjalan keluar ke area teras rumahnya sambil mengancingkan pergelangan kemeja linennya. Namun, langkahnya langsung terhenti saat mendapati pagar rumah sebelah sudah terbuka lebar. Di sana, Kael sedang sibuk mencuci motor maticnya dengan selang air, bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana pendek.
Begitu mendengar suara langkah kaki Aeros, Kael langsung menoleh. Seringai jahilnya yang legendaris itu langsung terpasang dalam waktu kurang dari satu detik.
"Waduh, pagi-pagi udah rapi amat, Bos!" sapa Kael setengah berteriak, mematikan aliran selang airnya dan menyandarkan tubuh di jok motor. "Mau ke kafe atau... mau nungguin jatah 𝘣𝘦𝘯𝘵𝘰 𝘣𝘰𝘹 selanjutnya nih?"
Aeros tidak bisa menahan senyumnya. Ia melangkah mendekati pagar pembatas setinggi dada yang memisahkan halaman rumah mereka. "Mau ke kafe. Gimana? Sael sudah bangun?"
"Wah, nanyanya langsung ke inti ya, nggak pakai basa-basi," Kael terkekeh, menggeleng-gelengkan kepalanya dengan dramatis. "Sael masih di dalam, Kak. Lagi dandan kayaknya. Padahal cuma mau nemenin Mama ke pasar di ujung kompleks, tapi catokan rambutnya udah bunyi dari subuh. Curiga aku, dia sengaja dandan lama siapa tahu pas keluar pagar bisa papasan lagi sama mobil SUV hitam punya seseorang."
Aeros berdehem pelan, merasa sindiran Kael agak mengenai sasaran karena jujur saja, ia sendiri sengaja memperlambat gerakannya saat memanaskan mesin mobil tadi, berharap bisa melihat sekilas siluet Sael.
"Kael, jangan mulai deh," potong sebuah suara ketus dari arah pintu depan rumah si kembar.
Sael muncul dengan penampilan kasual namun rapi—kaus putih polos yang dimasukkan ke dalam celana jin longgar, rambutnya yang bergelombang rapi tergerai indah, dan sebuah tas belanja kain tersampir di bahunya. Begitu melihat Aeros berdiri di dekat pagar bersama Kael, langkah Sael sempat tersendat, dan binar matany…
The Architecture Of Us
Bab 25 : Komisi Sepotong Croissant Cokelat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
siapa yang nggak mau dikasih kartu itu
2026-07-09
2