Aroma antiseptik dan bunyi ritmis dari layar monitor jantung langsung menyambut indra penciuman begitu pintu kamar VIP rumah sakit itu dibuka.
Sael terbaring lemah di atas brankar dengan selang oksigen yang terpasang di hidungnya.
Setelah insiden kecelakaan di jalan tol yang memicu serangan panik hebatnya, Sael berakhir harus menjalani rawat inap selama beberapa hari.
Kondisinya tidak bisa dibilang langsung membaik begitu saja. Serangan trauma sembilan tahun lalu itu rupanya berdampak sangat masif pada fisiknya.
Terkadang, di tengah malam yang sunyi, Sael tiba-tiba terbangun dengan mata terbelalak panik. Jantungnya mendadak berdegup kencang, berpacu tidak beraturan seperti habis berlari maraton.
Efek psikologis itu diperparah oleh riwayat penyakit asma yang dideritanya sejak kecil, membuat dadanya terasa menyempit, memicu batuk kecil yang menyakitkan dan napas yang putus-putus.
Aeros selalu ada di sana, terjaga di samping ranjangnya. Tanpa kenal lelah, pria itu akan langsung naik ke atas brankar, mendekap tubuh Sael yang gemetaran, dan menuntun napas istrinya dengan sabar.
Aeros akan berbisik lirih, mengulang kalimat-kalimat penenang, sampai ritme napas Sael kembali stabil dan istrinya bisa kembali memejamkan mata.
Setelah beberapa hari mendapatkan perawatan medis yang intensif, mengonsumsi obat-obatan, serta terapi uap untuk meredakan asmanya, kondisi Sael akhirnya dinyatakan membaik secara signifikan.
Dokter spesialis yang menangani akhirnya mengizinkan Sael untuk pulang dengan catatan harus istirahat total dan menghindari segala bentuk pemicu stres atau kelelahan ekstrem.
Siang itu, mobil jemputan yang disiapkan Aeros sudah terparkir di lobi rumah sakit. Kali ini, Aeros memastikan kendaraan yang mereka tumpangi telah dicek ulang secara keseluruhan, mulai dari mesin hingga kondisi ban, oleh montir profesional. Ia tidak mau mengambil risiko sekecil apa pun.
Begitu melangkah masuk ke dalam rumah mereka, Sael mengembuskan napas lega. Aroma familier rumah mereka yang…
The Architecture Of Us
Bab 80 : Aeros Jadi Lebih Protektif
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments