Aeros memijat pangkal hidungnya yang terasa pening. Kata-kata terakhir Sael sebelum turun berputar di kepalanya.
𝘋𝘪𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘬𝘰𝘬.
Aeros mendengus sinis, Sael tidak akan bisa melihat ketertarikan yang diperlihatkan oleh Arka.
Keesokan harinya, Aeros sengaja mampir ke rumah Sael sebelum berangkat ke kafenya sendiri, beralasan ingin mengembalikan map kosong milik Sael yang tertinggal di mobilnya semalam.
Aeros melihat Sael sedang terburu-buru mengikat rambut sambil menyampirkan tas kerja tanpa sempat menyentuh sarapan.
Tanpa banyak bicara, Aeros meletakkan sebuah kotak bekal berwarna biru di dekat laptop Sael.
"Apa ini, Kak?" tanya Sael, melirik kotak bekal itu dengan kening berkerut.
"Roti panggang isi daging. Habiskan di mobil atau di kantor," jawab Aeros.
"Ini buat minta maaf atas kesalahanku kemarin," ujarnya lagi.
Sael berkedip heran, lalu mendengus pelan namun tetap memasukkan kotak bekal itu ke dalam tasnya. "Iya... Makasih."
Aeros hanya bergumam pendek, menyembunyikan senyum tipisnya saat berbalik memunggungi Sael.
Ruang sidang Pengadilan Negeri dipenuhi oleh atmosfer yang menegangkan. Suara ketukan palu hakim bergema, menandakan dimulainya sidang pembacaan replik atas kasus sengketa bisnis.
Sael berdiri di balik meja penasihat hukum, postur tubuh yang tegak, dan pembawaan yang sangat berwibawa. Sael tampak begitu menawan sekaligus mengintimidasi.
Di sampingnya, Arka duduk sebagai ketua tim, memperhatikan setiap gerak-gerik Sael dengan saksama.
Saat giliran Sael berbicara, suaranya terdengar jernih, dan penuh penekanan di setiap kata yang ia sebutkan, mematahkan satu per satu argumen dari pihak lawan tanpa keraguan sedikit pun.
Arka yang duduk di sebelahnya tidak bisa menyembunyikan binar kekaguman di matanya. Pria itu sesekali tersenyum tipis, mengangguk setuju, dan dengan sigap menyodorkan lembaran berkas pendukung tepat saat Sael membutuhkannya. Kerja sama mereka begitu bagus.
Bagi Arka, saat pertama kali Sael masuk ke firma, Arka menganggap gadis itu…
The Architecture Of Us
Bab 16 : Ralat ditengah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
Belum pacaran aja udah seperhatian ini 😍
2026-06-28
2