Beberapa hari setelah malam penuh kehangatan dan obrolan dengan Kael, suasana di rumah Aeros dan Sael kembali ramai.
Hari itu adalah hari yang sudah dinanti-nantikan sejak awal minggu.
Gerbang depan rumah mereka terbuka lebar sejak pagi, menyambut dua mobil besar yang terparkir rapi di halaman.
Orang tua Sael dan orang tua Aeros datang berkunjung secara bersamaan.
Rumah yang biasanya tenang dan hanya diisi oleh suara obrolan pelan pasutri ini, mendadak berubah menjadi sangat hidup penuh dengan tawa dan obrolan yang bersahut-sahutan.
Tidak sendirian, Riche juga ikut dalam rombongan besar itu. Riche datang sambil menggendong anak pertamanya yang kini sudah tumbuh menggemaskan di usia lima bulan.
Kehadiran keponakan kecil itu tentu saja menambah kemeriahan di dalam ruang tengah rumah mereka yang luas.
Begitu pintu depan dibuka, Aeros hampir tidak diberikan kesempatan untuk menyapa mertuanya dengan formal.
Papanya Sael dan Papa Aeros langsung menepuk pundak Aeros bergantian, sementara para ibu langsung melesat masuk mencari keberadaan sang bumil kesayangan.
Bukan orang tua namanya kalau datang berkunjung dengan tangan kosong. Ruang tamu Aeros dalam sekejap langsung dipenuhi oleh berbagai macam buah tangan yang dibawa oleh kedua belah pihak keluarga.
Jumlahnya tidak main-main, sampai-samai meja ruang tamu tidak cukup untuk menampung semuanya dan terpaksa diletakkan berjajar di atas lantai karpet.
Ada keranjang-keranjang besar berisi buah-buahan segar pilihan—mulai dari apel cile, anggur muscat yang manis, hingga buah naga dan jeruk sunkist yang memang sengaja dibeli dalam jumlah banyak untuk memenuhi asupan vitamin Sael.
"Ini Mama sengaja belikan buah yang banyak, Sael. Harus dihabiskan ya, biar kulit cucu Mama nanti bersih dan kamunya juga segar," ujar Mama Sael sambil mengelus pipi putrinya yang tampak makin merona semenjak hamil.
Namun, yang paling menarik perhatian adalah tumpukan kotak dan *paper bag besar yang dibawa oleh Riche dan Ibu Aeros.
Isinya adalah perlengk…
The Architecture Of Us
Bab 100 : Kedatangan Tamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments