Makan malam di restoran taman malam itu rupanya belum menjadi akhir dari kejutan yang disiapkan Aeros. Keesokan paginya, saat matahari bahkan belum sepenuhnya naik dan kabut tipis masih menyelimuti jalanan, mobil SUV hitam Aeros sudah terparkir rapi di halaman rumah Sael.
Pria itu melangkah menuju teras, mengetuk pintu dengan sopan. Tak lama, pintu terbuka, menampilkan sosok Mama Sael yang tampak terkejut sekaligus menyambutnya dengan senyuman hangat.
Di meja makan, Papa Sael sedang menikmati kopi paginya, sementara Kael baru saja duduk dengan wajah mengantuk.
"Lho, Aeros? Pagi-pagi sekali sudah sampai di sini?" tanya Mama Sael ramah.
Aeros menyalami kedua orang tua Sael. "Selamat pagi, Tante, Om. Kedatangan saya sepagi ini sebenarnya ingin meminta izin untuk membawa Sael jalan-jalan seharian penuh. Saya ingin mengajaknya ke pantai."
Papa Sael menurunkan korannya, mengangguk setuju. "Om izinkan, Aeros. Sael memang butuh menjernihkan pikirannya. Tolong jaga anak Om, ya."
"Pasti, Om. Terima kasih banyak," jawab Aeros lega.
Kael yang tadinya masih setengah merem, mendadak langsung melek begitu mendengar kata 'pantai'.
Pemuda itu langsung menopang dagunya, menatap Aeros dengan cengiran usil yang sangat familier. "Wah, modus Kak Aeros pagi-pagi buta mantap juga, ya. Mau culik Sael seharian penuh, nih? Pakai acara izin ke Papa dan Mama lagi."
Aeros terkekeh pelan, melirik Kael dengan binar jenaka. "Bukan modus, Kael. Ini namanya prosedur resmi kalau mau membawa anak gadis orang jalan-jalan."
"Halah, bilang aja udah kangen, kan? Padahal baru semalam ketemu," goda Kael lagi, membuat Mama Sael ikut tertawa kecil sambil menyenggol lengan putranya itu agar berhenti meledek Aeros.
"Tapi Sael masih tidur Kak, pulas banget tuh. Efek kebanyakan baca berkas sidang kemarin."
"Naik aja Ros," ujar Mama Sael.
Aeros tersenyum dan mengangguk sopan lalu melangkah perlahan menaiki tangga menuju lantai dua.
Begitu pintu kamar terbuka, pemandangan di dalamnya membuat sudut bibir Aeros oto…
The Architecture Of Us
Bab 54: Riak Ombak dan Sinar Baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments