Suara kicau burung-burung bersahutan di dahan pohon mangga luar jendela menjadi melodi alami yang menyambut pagi.
Angin sepoi-sepoi membawa aroma tanah basah sisa embun, menembus sela-sela gorden kamar yang sengaja dibuka sedikit. Sael menggeliat pelan di atas kasurnya, perlahan membuka mata seiring dengan makin ramainya nyanyian unggas di luar rumah.
Begitu kesadarannya terkumpul, hal pertama yang ia rasakan adalah sebuah lengan kekar yang melingkar erat di pinggangnya.
Aeros ternyata sudah terjaga sejak tadi, berbaring miring sambil menatapnya dengan pandangan mata yang begitu teduh.
Akhir pekan telah tiba. Namun, alih-alih langsung bersiap, Aeros justru tampak enggan beranjak dari posisinya.
Pria itu malah mempererat dekapannya, menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Sael, menghirup aroma manis sang istri yang selalu menjadi candu baginya diiringi latar belakang suara burung yang menenangkan dari luar.
"Kak, udah pagi. Burung-burung aja udah pada bangun dari tadi, katanya hari ini harus ke kafe lebih cepat?" bisik Sael serak, tangannya bergerak mengusap rambut hitam suaminya yang sedikit berantakan.
"Sebentar lagi, Sayang. Lima menit lagi," gumam Aeros dengan suara bariton khas bangun tidur yang terdengar begitu seksi.
Aeros mengecup bahu Sael yang terekspos, lalu beralih ke pipi dan mendaratkan sebuah ciuman hangat yang cukup lama di bibir lembut istrinya.
Momen romantis itu berlangsung manis sampai Sael harus menepuk dada Aeros pelan karena mulai kehabisan napas.
Meskipun berat hati dan rasanya tidak mau lepas dari Sael, Aeros akhirnya harus tetap bersiap. Sebagai pemilik, ia tahu betul bahwa kafenya selalu mengalami lonjakan pengunjung yang luar biasa ramai setiap kali akhir pekan tiba.
Setelah mandi dan bersiap, Aeros kembali mengecup kening Sael sekilas di pintu depan sebelum akhirnya memacu mobilnya menuju kafenya.
Tidak lama setelah mobil Aeros menghilang dari pandangan, sebuah klakson mobil berbunyi heboh di depan pagar rumah.
Sael yang baru saja selesai…
The Architecture Of Us
Bab 82 : Unboxing Barang dari Jepang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments