Matahari pagi menembus celah gorden kamar, membawa kehangatan yang perlahan mengusir sisa-sisa kantuk.
Sael masih menikmati masa cuti panjangnya dari firma hukum. Mengingat insiden kecelakaan beberapa waktu lalu, Aeros benar-benar menerapkan mode protektif tingkat tinggi.
Alhasil, Sael menghabiskan sebagian besar waktu liburnya dengan berdiam diri di rumah.
Pagi itu, Sael merasakan usapan lembut di pipinya, menyusul suara bariton yang berbisik rendah di dekat telinganya.
"Sayang, bangun. Sudah pagi," suara Aeros terdengar begitu menenangkan.
Sael mengerjap, mengumpulkan kesadarannya. Begitu matanya terbuka sempurna, ia melihat Aeros yang sudah rapi dan wangi.
Di atas nakas sebelah ranjang, sebuah nampan berisi roti panggang dengan selai alpukat kesukaannya dan segelas susu hangat sudah tersaji rapi.
"Sarapan dulu, ya. Semua sudah aku siapkan. Obatnya juga jangan lupa diminum setelah makan," ujar Aeros lembut. Pria itu menundukkan wajahnya, mendaratkan sebuah ciuman pagi yang hangat di kening Sael, lalu beralih ke bibirnya sekilas. "Aku berangkat ke kafe dulu. Kalau ada apa-apa, langsung telepon aku, oke?"
"Iya, Kak. Hati-hati di jalan," sahut Sael dengan senyuman manisnya.
Aeros mengusap rambut Sael sekali lagi sebelum akhirnya berbalik dan melangkah keluar kamar.
Mendengar suara mobil suaminya yang perlahan menjauh dari pekarangan rumah, Sael menghela napas panjang. Ia mulai menyantap sarapannya dengan santai.
Setelah menghabiskan sarapan dan membersihkan diri ala kadarnya, rasa bosan mulai melanda Sael.
Berhari-hari hanya berganti posisi dari ranjang ke sofa membuatnya merasa seperti tanaman yang kekurangan sinar matahari.
Karena cuaca di luar cukup cerah dan angin berembus segar, Sael memutuskan untuk keluar rumah. Ia memakai sandal santainya dan mulai berjalan-jalan kecil di sekitar area perumahan mereka.
Baru berjalan sekitar beberapa ratus meter, pandangan Sael tertangkap oleh sekumpulan wanita paruh baya yang sedang berkerumun di depan salah satu pagar rumah…
The Architecture Of Us
Bab 81 : Korban Drama Pendek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
🤣🤣
2026-08-15
0