Aeros menatap punggung Sael yang bergerak menjauh dan menaiki tangga. Bahkan setelah Sael menghilang di balik belokan lantai dua, Aeros masih enggan menarik matanya.
"Dih, dasar si Sael. Makan cuma tiga suap, sisa capcay-nya malah ditinggalin gitu aja," gerutu Kael sambil mendengus, tangannya dengan santai menarik piring capcay Sael agar mendekat ke arahnya. "Tapi untung sih, porsiku jadi nambah."
"Kael, jangan dihabiskan semua. Biasanya Sael tengah malam suka kelaparan lagi," tegur Mamanya sambil menggeleng lelah melihat kelakuan sang putra, lalu beralih menatap Aeros dengan raut tidak enak. "Maaf ya, Aeros. Sael itu kalau habis pulang kerja memang kadang suka langsung masuk kamar. Apalagi dia baru selesai sidang besar kemarin, pasti energinya habis."
Aeros mengerjapkan mata. Ia memasang senyum tipis. "Nggak apa-apa. Tante, Sael pasti capek banget."
"Oh ya, Aeros," Papa Sael melipat tabletnya dan meletakkannya di sisi meja, beralih menatap Aeros. "Om dengar dari Papa kamu, kafe barumu yang di area pusat kota itu peminatnya makin ramai, ya? Sampai harus tambah staf administrasi?"
Aeros mengangguk, "Iya, Om. Kewalahan kalau cuma pakai sistem yang lama. Makanya minggu ini saya agak sibuk kurasi berkas legalitasnya juga,"
"Nah, pas banget!" Kael tiba-tiba menyela dengan mulut yang masih penuh kunyahan capcay, matanya berbinar heboh memandang Aeros. "Kak Aeros kenapa nggak minta tolong Sael aja? Dia kan kerjanya di firma hukum. Ngurusin berkas gituan mah makanan sehari-hari si Sael!"
𝘋𝘦𝘨.
Jantung Aeros berdegup kencang mendengar usulan Kael. Meminta bantuan Sael secara profesional berarti ia akan punya alasan untuk sering bertemu.
"Benar juga kata Kael, Aeros," Mama Sael ikut menimpali sambil tersenyum setuju. "Sael itu kalau di rumah kelihatan santai begitu, tapi kalau sudah urusan berkas hukum, dia teliti sekali. Daripada kamu pusing cari orang luar, mending sewa jasa Sael saja."
Aeros terdiam sejenak, ia berpura-pura menimbang-nimbang. Tangannya di bawah meja meremas…
The Architecture Of Us
Bab 11 : Siasat dibalik Pintu Kamar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
Bisa aja kamu ros..
2026-06-26
2