"Aduh, Sael, makanya jangan melamun terus. Sudah besar juga," sahut Mama Sael sambil mengusap kepala belakang bungsunya itu dengan gemas, lalu beralih menatap Aeros. "Aeros, ayo langsung duduk. Anggap rumah sendiri ya. Orang tuamu masih di Singapura, kan?"
"Iya, Tante. Mungkin baru pulang akhir minggu ini," jawab Aeros sesopan mungkin.
Saat Sael mengangkat tangannya untuk membenarkan posisi tas kerjanya yang merosot, sebuah botol kaca kecil mencuat dari tasnya yang setengah terbuka.
Botol itu bergeser, lalu menggelinding jatuh ke atas karpet tepat di dekat ujung sepatu Aeros.
Aeros berlutut dengan satu kaki, memungut botol tersebut. Matanya menatap tajam tulisan pada label botol kapsul itu. Di bagian sudut bawahnya, ada coretan spidol kecil bertuliskan sebuah nama: ARKA.
Rahang Aeros mengeras seketika. Mengingat kembali laki-laki yang tadi sore duduk di hadapan Sael dengan senyum merekah, dada Aeros kembali terasa panas terbakar.
"Punya kamu?" suara Aeros terdengar lebih dingin saat ia menyodorkan botol itu ke hadapan Sael.
Sael menoleh, sedikit terkejut melihat botol vitamin dari Arka berada di tangan Aeros. "Ah, iya, Kak. Itu punyaku... maksudnya pemberian dari teman kantor." Sael buru-buru mengambilnya kembali dan memasukkannya ke dalam tas dengan gugup.
Aeros tidak merespons. Ia kembali menegakkan tubuh, menyembunyikan tangannya yang mengepal erat ke dalam saku celana.
Aeros melangkah menuju meja makan kayu jati yang panjang. Di sana, Papa Sael sudah duduk rapi sambil membaca tabletnya, sementara di kursi seberang, Kael yang wajahnya bak pinang dibelah dua dengan Sael langsung menegakkan tubuh dengan heboh begitu melihat mereka.
Meskipun wajah mereka identik, Aeros tidak pernah sedetik pun salah mengenali mereka. Kael adalah tipe orang yang emosinya langsung terbaca di wajah, ekspresif, banyak bicara, dan tidak bisa diam. Sangat kontras dengan Sael yang cenderung tenang, dan sedikit cuek dengan sekelilingnya. Aura tenang milik Sael itulah yang sejak dulu…
The Architecture Of Us
Bab 10 : Rendang yang Kehilangan Rasa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
Belum jadi pacar aja cemburuan, Aeros Aeros
2026-06-26
2