Sepanjang perjalanan pulang dari rumah sakit, suasana di dalam kabin mobil terasa begitu magis.
Plaster kecil bekas suntikan vitamin masih menempel di lipatan siku Sael, tetapi fokus wanita itu sama sekali tidak ada di sana.
Sejak mobil mulai membelah jalanan, tangan kanan Sael tidak pernah lepas dari atas perut ratanya.
Ia mengelus permukaan kaus santainya dengan gerakan perlahan, berulang-ulang, seolah masih berusaha mencerna kenyataan yang baru saja ia dengar.
Ada sebuah kehidupan baru di sana. Sebuah janin kecil berumur lima minggu yang tumbuh di dalam rahimnya.
Aeros yang sedang fokus menyetir sesekali melirik ke arah kursi penumpang. Ia menyadari gelagat cemas dan ekspresi bingung yang terpancar dari wajah istrinya.
Bukannya ikut tegang, sudut bibir pria dingin itu justru terangkat, membentuk sebuah senyuman tipis yang sangat usil.
"Nggak usah heran begitu melihat perutmu sendiri, Sayang," celetuk Aeros memecah keheningan dengan suara baritonnya yang santai.
Sael menoleh, menatap suaminya bingung.
"Hah? Maksudnya?"
Aeros menepikan mobilnya sejenak di lampu merah, "Gimana nggak ada anak di dalam sana, kalau kita hampir setiap hari—bahkan rutin banget—'melakukannya' tanpa absen?"
Pria itu tiba-tiba mengedipkan sebelah matanya dengan gaya yang sangat seksi sekaligus menyebalkan.
Mata bulat Sael seketika membelalak sempurna. Pipi putihnya dalam sekejap berubah menjadi merah padam. Ia langsung memukul lengan kekar Aeros dengan tas kecilnya karena gemas. "Kak Aeros! Apaan sih! Mesum banget, ih!"
Sael benar-benar dibuat takjub. Aeros yang biasanya kalau mengobrol selalu irit kata, dingin, dan kaku, hari ini mendadak bisa melontarkan godaan receh seperti itu di dalam mobil.
Begitu mereka menginjakkan kaki di dalam rumah, Aeros langsung bertransformasi menjadi mode suami siaga.
Ia tidak membiarkan Sael berjalan terlalu cepat, bahkan hampir saja mengangkat tubuh istrinya lagi jika Sael tidak menolak dengan gigih.
Aeros menuntun Sael untuk duduk dengan nyaman di atas sof…
The Architecture Of Us
Bab 95 : Selorohan Masa Depan Aeros
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
so sweet sekali 😍😍
2026-08-16
0