Malam itu, alih-alih merayakannya berdua saja seperti rencana awal, Aeros dan Sael memutuskan untuk mengubah agenda.
Pencapaian besar mereka tahun ini dirasa jauh lebih sempurna jika dirayakan bersama keluarga besar.
Sebuah ruang makan privat di 𝘛𝘩𝘦 𝘖𝘣𝘴𝘪𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘓𝘰𝘶𝘯𝘨𝘦, sebuah restoran modern kontemporer dengan desain minimalis, telah dipesan oleh Aeros. Ruangan itu terasa begitu hangat dengan pencahayaan temaram yang mewah dan lilin-lilin aromatik yang menenangkan.
Di sekeliling meja bundar besar, kedua keluarga kini telah duduk bersama.
Papa dan Mama Sael duduk berdampingan, dengan Kael yang malam itu tampil sangat berbeda. Ia mengenakan kemeja 𝘴𝘭𝘪𝘮-𝘧𝘪𝘵 sewarna satin 𝘤𝘩𝘢𝘳𝘤𝘰𝘢𝘭 dengan dua kancing atas terbuka santai, membuat postur tubuhnya tampak lebih tegap dan wajahnya jauh lebih tampan dari biasanya—meski binar usil di matanya tetap tidak bisa disembunyikan.
Di sisi lain, kedua orang tua Aeros juga hadir, memancarkan aura wibawa namun penuh kehangatan.
Tepat di sebelah Mama Aeros, duduk Riche, kakak perempuan Aeros. Dengan balutan 𝘥𝘳𝘦𝘴𝘴 longgar berwarna pastel yang elegan, Riche yang kini tengah mengandung lima bulan tampak begitu anggun. Aura keibuannya terpancar kuat, sesekali ia mengelus perutnya yang mulai membuncit dengan senyum bahagia.
Hubungan kedua keluarga yang memang sudah dekat sejak lama membuat atmosfer malam itu terasa begitu cair, penuh tawa, dan tanpa ada sekat kecanggungan.
Aeros dan Sael sudah bertunangan sejak beberapa bulan yang lalu. Hubungan mereka menjadi lebih serius setelah itu.
"Kamu cantik sekali malam ini, Sayang. Dress ini sangat cocok untukmu," bisik Aeros pelan di dekat telinga Sael, sambil tangannya mengusap lembut punggung Sael.
Sael menoleh, memberikan senyuman termanisnya hingga matanya menyipit indah. Ia membalas dengan bisikan yang tidak kalah mesra, "Kakak juga tampan sekali malam ini, Kak. Aku sampai hampir salah fokus sejak kita duduk tadi."
Aeros seketika terkekeh pelan, senyum manis keluar dari sudut bibirnya mendengar p…
The Architecture Of Us
Bab 58: Dua Keluarga, Satu Masa Depan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments