Sael tertegun mendengar penjelasan panjang Aeros yang begitu tulus. Setiap kata yang mengalir dari bibir pria itu seolah mengetuk pintu hatinya yang terdalam, meruntuhkan sisa-sisa keraguan tentang kesungguhan perasaan Aeros.
Ia menarik napas dalam-dalam, lalu perlahan mengulas sebuah senyuman.
"Makasih ya, Kak," ucap Sael lembut. "Aku... aku benar-benar nggak menyangka."
Sael menjeda kalimatnya sejenak, menatap lekat-lekat mata cokelat hangat milik Aeros yang masih menanti reaksinya dengan sabar.
"Tapi, sesuai kata Kak Aeros tadi... boleh aku minta waktu?" tanya Sael dengan nada setengah memohon, "Aku nggak mau ngasih jawaban malam ini cuma karena aku lagi terbawa suasana."
Aeros yang mendengar itu tidak bisa menahan senyumnya. Ia mengangguk paham, merasa lega karena kejujurannya tidak membuat Sael merasa tertekan.
"Tentu saja, Sael. Ambil waktu sebanyak yang kamu butuhin," jawab Aeros santai. "Kan aku sudah bilang, aku siap nunggu. Tujuh tahun aja aku bisa tahan, apalagi cuma nunggu kamu siap."
Sael terkekeh pelan, rona merah di pipinya masih enggan pudar. Ia segera menarik tangannya dari genggaman Aeros untuk menyembunyikan rasa salah tingkahnya, lalu buru-buru menyendok kembali 𝘸𝘢𝘧𝘧𝘭𝘦 es krimnya yang mulai mencair.
"Nah, karena urusan perasaan udah pending, sekarang Kak Aeros mendingan temenin aku habisin ini. Katanya mau ngurusin tamu VIP-mu malam ini?" seloroh Sael, mencoba mengembalikan suasana santai mereka seperti semula.
"Siap, Tuan Putri," sahut Aeros dengan tawa renyah,
Sementara di seberang jalan, di dalam mobilnya, Kael mungkin sudah mulai kehabisan napas karena penasaran melihat adegan demi adegan dari balik jendela kaca.
Setelah menghabiskan 𝘸𝘢𝘧𝘧𝘭𝘦 dan berbincang sebentar, Sael akhirnya berpamitan. Aeros mengantarnya sampai ke pintu depan kafe, memberikan lambaian hangat yang sukses membuat jantung Sael kembali berdesir.
Sael berjalan menyeberang jalan sambil mendekap kantong kertas berisi pesanan kembarannya. Begitu ia membuka pintu mobil, aroma AC…
The Architecture Of Us
Bab 28 : Satu Jawaban di Ujung Minggu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
apakah..
2026-07-09
2