Napas Sael mulai teratur, obat penurun panas sudah bereaksi.
Aeros, yang masih setia di tepi ranjang, perlahan melepaskan genggamannya dengan hati-hati agar tidak mengusik tidur Sael.
Sore harinya, sekitar pukul empat.
Sael terbangun, rasa pening yang hebat di kepalanya telah menghilang, menyisakan tubuh yang terasa jauh lebih ringan dan segar.
Hal pertama yang ia sadari saat membuka mata adalah sebuah jaket denim milik Aeros yang tersampir di sandaran kursinya, dan sebuah catatan kecil di atas meja nakas.
𝘉𝘶𝘣𝘶𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘳𝘶𝘩 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘮𝘰𝘴 𝘬𝘦𝘤𝘪𝘭 𝘣𝘪𝘢𝘳 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘩𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵. 𝘒𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯, 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘪𝘯𝘶𝘮 𝘰𝘣𝘢𝘵 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘸𝘢𝘳𝘯𝘢 𝘣𝘪𝘳𝘶 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘪𝘯𝘨 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘴. 𝘒𝘢𝘦𝘭 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘶𝘵𝘶𝘩 𝘴𝘦𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶. 𝘈𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘶𝘳𝘶𝘴𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘬𝘢𝘧𝘦. Aeros
Sael terdiam menatap tulisan tangan yang rapi itu. Ingatannya tentang kejadian tadi malam dan pagi ini berputar di kepalanya. Ia ingat bagaimana paniknya Kael, aroma bubur ayam dan yang paling membuat dadanya berdesir, bagaimana ia dengan manja mendekap tangan Aeros di depan dadanya.
Wajah Sael seketika memerah karena rasa malu yang teramat sangat. Ia menenggelamkan wajahnya di balik bantal, merutuki kelakuannya sendiri.
Dua hari setelah sembuh total, Sael berdiri di dapur rumahnya. Kael yang sedang asyik bermain 𝘨𝘢𝘮𝘦 di ruang tengah sampai mengernyit bingung melihat kembarannya sibuk memotong sayuran dan menakar bumbu.
"Tumben amat masak banyak, Sael? Kesambet setan dapur?" seloroh Kael tanpa mengalihkan pandangan dari layar TV.
"Nggak usah banyak tanya. Ini buat Kak Aeros sebagai ucapan terima kasih," jawab Sael ketus, namun telinganya memerah.
Ia membuat 𝘣𝘦𝘯𝘵𝘰 𝘣𝘰𝘹 berisi makanan kesukaan Aeros, ayam 𝘬𝘢𝘵𝘴𝘶 dengan saus kari.
"Hah? Buat Kak Aeros?"
Mendengar nama itu disebut, Kael langsung menekan tombol pause pada 𝘨𝘢𝘮𝘦–nya. Ia membalikkan badan, bertumpu pada sandaran sofa dengan seringai jahil yang langsung terkembang lebar di wajahnya.
"Oh... jadi ceritanya ada yang lagi bayar utang budi nih? Atau..." Kael menggantung kalimat…
The Architecture Of Us
Bab 20 : Aroma Kari
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
Saltingnya Sael ternyata nurun dari bapaknya🤣
2026-06-28
2