Begitu pintu gerbang kayu jati yang besar itu tertutup rapat dan suara deru mesin mobil Aeros perlahan menjauh, Sael langsung melepaskan rangkulan tangan Kael dari pundaknya. Ia berjalan cepat mendahului kembarannya menuju pintu utama rumah dengan langkah menghentak.
Pipi Sael masih terasa panas, merah padamnya bahkan belum hilang sepenuhnya.
"Sael, jalanmu cepat banget, kayak buronan yang ketahuan bawa barang selundupan," seru Kael dari belakang, melangkah santai dengan kedua tangan dimasukkan ke dalam saku celana rumahnya. Kacamata hitamnya kini sudah bertengger manis di atas kepalanya.
Sael tidak memedulikan pancingan itu. Ia membuka pintu rumah, melepas sepatu hak rendahnya dengan cepat, lalu berbalik tepat saat Kael menutup pintu utama.
"Kael, kamu bener-bener menyebalkan ya!" desis Sael setengah berbisik, takut suaranya terdengar sampai ke kamar Papa di lantai atas. "Ngapain sih pakai acara ngetuk kaca mobil segala? Kurang kerjaan banget!"
Kael menghentikan langkahnya, menatap Sael dengan sebelah alis terangkat, lalu memasang ekspresi sok polos yang paling menyebalkan sedunia.
"Lho, aku ini justru pahlawan, Sael. Aku menyelamatkanmu dari amukan Papa," ujar Kael tanpa dosa. Ia berjalan melewati Sael menuju dapur, mengambil satu kaleng soda dingin dari kulkas. "Papa tadi bolak-balik nanya ke aku, 'Kael, adekmu kok belum pulang jam sembilan lewat? Kerjaan kantornya banyak banget ya?' Terus aku jawab apa coba?"
Sael mengekor ke dapur dengan wajah cemberut, melipat tangan di depan dada. "Kamu jawab apa?"
Kael meneguk sodanya sejenak, lalu menatap Sael dengan binar jenaka di matanya. "Aku jawab, tenang, Pa. Sael lagi ada studi banding komparatif regulasi... tentang bagaimana cara kerja katup oksigen di dalam SUV hitam."
"Kael!!!" Sael memukul lengan Kael dengan bantal kursi makan yang ada di dekatnya. Wajahnya yang semula sudah merah kini makin merah seperti kepiting rebus. "Kamu beneran bilang gitu ke Papa?!"
Kael tertawa renyah, suara tawa khasnya menggema di dapu…
The Architecture Of Us
Bab 42 : Sisi Lain Sael
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
udah yang kelima😍
2026-07-09
2