Uap hangat yang mengepul dari kamar mandi hotel mereka di kawasan Shinjuku perlahan mereda seiring dengan keluarnya Sael.
Sambil mengancingkan piyamanya, Sael berjalan menuju meja rias, mengambil hairdryer, ia menyalakan alat pengering rambut itu.
Bunyi dengung halusnya langsung mengisi keheningan kamar.
Di sampingnya, Aeros sama sekali tidak terusik. Kacamata baca bertengger di hidung mancungnya, dan sebuah tablet berada di genggamannya. Layar gawai itu menampilkan laporan bulanan Kafe pusat miliknya yang belakangan ini performanya sedang naik turun.
"Rian, tolong pastikan inventaris untuk biji kopi robusta minggu ini sudah sesuai dengan stok opname kemarin," ujar Aeros dengan nada suara yang berat, penuh penekanan.
Aeros berbicara lewat headset bluetooth-nya.
Ia menghela napas, jemarinya bergerak cepat mengetuk layar tablet, menunjuk ke sebuah grafik penjualan yang menurun. "Lalu, kenapa laporan penjualan menu special pastry bulan ini drop sampai dua puluh persen? Coba cek kualitas bahan bakunya atau strategi promosi kita. Aku nggak mau ada penurunan yang nggak jelas kayak begini."
Aeros terdiam sejenak, meninjau ulang angka-angka di layarnya sebelum kembali berbicara. "Iya, Rian. Aku tahu ini peak season karena musim semi, tapi manajemen kafe nggak boleh kendor. Pastikan SOP kebersihan area bar juga ditingkatkan. Oke, laporan harian jangan lupa dikirim ke email."
Sementara Aeros masih sibuk mengurus bisnisnya dari jarak jauh, Sael, memulai panggilan video dengan Kael. Begitu wajah kembarannya muncul di layar, suara cempreng Kael langsung mengalahkan bunyi hairdryer.
"Sael! Parah banget ya! Tega banget ninggalin kembaranmu yang ganteng ini demi liburan ke surga dunia!" seru Kael dari seberang telepon, wajahnya ditekuk dengan ekspresi super iri yang dibuat-buat.
Sael tertawa kecil sambil terus mengarahkan hairdryer ke rambut panjangnya. "Sirik aja kamu. Makanya buruan cari istri, biar ada alasan buat liburan juga."
"Bukan masalah liburannya, Sael! Tapi kamu ke Jep…
The Architecture Of Us
Bab 73 : Sael Ngambek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 112 Episodes
Comments
Fazira
gemezz sama mereka 😍😍
2026-08-15
0