*****
Minggu pagi itu cerah. Sinar matahari menyusup lembut melalui tirai jendela kamar Arumi, membangunkannya dengan kehangatan yang lembut. Setelah beberapa hari yang cukup melelahkan, akhirnya hari yang direncanakan tiba, jalan-jalan bersama Hilda.
Tanpa tergesa, Arumi bersiap di depan cermin. Ia mengenakan blus putih sederhana dan celana jeans biru muda, menata rambutnya seadanya. Tak ada riasan berlebihan, hanya lip balm dan bedak tipis. Cukup untuk membuat dirinya tampak segar.
Di ruang tamu, handphonenya bergetar.
Hilda: “Aku otw ya, Rum. Bentar lagi sampe.”
Arumi membalas cepat, lalu mengambil tas kecilnya. Setelah memastikan dompet dan ponselnya masuk, ia menarik napas panjang, mencoba mengusir sisa kegelisahan yang sempat muncul semalam.
Begitu keluar rumah, suara klakson kecil menyambutnya. Mobil putih Hilda terparkir di depan apartemen. Jendela turun, memperlihatkan wajah sahabatnya yang sudah mengenakan kacamata hitam dengan senyum lebar.
"Siap, Bu Arumi?" sapa Hilda ceria.
Arumi tersenyum kecil. "Siap, Bu Supir."
Mereka tertawa. Arumi masuk ke dalam mobil dan Hilda langsung tancap gas perlahan.
"Jadi, kita mau ke mana dulu nih? Brunch cantik atau keliling toko buku bekas kayak biasa?" tanya Hilda sambil melirik ke arah Arumi.
"Brunch dulu, perut aku belum isi apa-apa," jawab Arumi sambil merapikan sabuk pengamannya. "Tapi jangan yang rame ya. Aku lagi pengen yang tenang."
"Tenang? Waduh, berarti bukan tempat biasa nih. Tapi santai, aku udah ada tempat baru yang nggak rame, suasananya adem banget."
Perjalanan pun dimulai. Di dalam mobil, obrolan mengalir begitu saja, tentang pekerjaan Hilda sebagai model catwalk, drama Korea terakhir yang mereka tonton, dan sedikit tentang Nayla yang hari itu tak bisa ikut.
Mobil berhenti di depan sebuah kafe mungil yang tersembunyi di sudut kota, bernuansa rustic dengan halaman belakang yang rindang, penuh tanaman hijau dan lampu gantung kecil yang menggantung di antara pepohonan. Hilda memilih tempat duduk di luar, di…
The Price Of Affair
EP: 11
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Puji Rahayu
noh lihat Arumi....suami kamu Tuh yg Nikah....soalnya kamu jadi perempuan gampang banget di kibulin....sakit hati lagi kamu....laki kalau sdh pernah berkhianat....susah utk berubah....😡😡😡
2025-10-13
0
Uthie
Aslii .. deg-degan banget baca kelanjutannya 😆
2025-08-25
0
Ds Phone
jangan dia nak kawin dengan laki dia
2025-09-22
0