Bab 89
Apartemen Hansel sore itu terasa muram. Langit mendung, awan hitam menggantung. Pintu kayu berwarna cokelat tua bergetar pelan saat bel berbunyi. Nayla, dengan wajah pucat dan bibir pecah, melangkah gontai ke arah pintu.
Begitu membukanya, ia terkejut. “Mama Lisa?” suaranya lirih, penuh gugup.
Lisa, ibu kandung Hansel, berdiri dengan pakaian glamor, mantel bulu tiruan, kalung emas berkilau, dan tas tangan bermerek yang tampak baru. Perempuan paruh baya itu menatap menantunya dengan sorot tajam. Namun kali ini, tatapan itu tidak hanya berisi penghinaan, ada sedikit keterkejutan saat matanya menangkap bekas lebam di pipi Nayla.
“Ya Tuhan, wajahmu itu, Nayla,” Lisa berseru, suaranya meninggi. “Kenapa seperti ini? Siapa yang berani menyakitimu?!”
Nayla buru-buru menunduk, berusaha menutupi pipinya dengan tangan. “Ti....tidak apa-apa, Ma… hanya jatuh waktu di kamar mandi.”
Lisa mendengus kasar. “Jangan bohongi aku. Aku sudah jadi istri dan ibu, aku tahu bedanya luka jatuh dengan… tamparan.” Ia melangkah masuk tanpa dipersilakan, sepatu hak tingginya mengetuk keras lantai apartemen. “Mana Hansel? Apa dia yang melakukan ini padamu?”
Pertanyaan itu membuat Nayla membeku. Bibirnya bergetar, matanya memerah. Air mata yang tadi ia tahan kini mengalir deras. Ia menutup wajah dengan kedua tangan sambil terisak. Lisa mengerutkan alis, lalu menarik tangan Nayla kasar, memaksanya menatap. “Jawab aku, Nayla! Hansel yang melakukannya, kan?!”
Tangisan Nayla pecah. “I...iya, Ma.... Hansel, Hansel yang melakukan ini.”
Lisa menegakkan tubuhnya, kedua tangannya bergetar menahan emosi. “Astaga, anakku sendiri, bisa-bisanya dia…” katanya dengan suara tercekat, lalu menatap Nayla lebih tajam. “Kenapa? Kenapa Hansel sampai tega begitu padamu?”
Nayla mengusap air matanya dengan punggung tangan. Suaranya bergetar, penuh rasa sakit bercampur amarah. “Karena, karena dia masih belum bisa melupakan Arumi, Ma!” serunya. “Setiap kali marah, dia selalu bandingkan aku dengan Arumi. Dia selalu bi…
The Price Of Affair
Bab: 89
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
partini
kamu aja laki laki gampang ga usah nyalahin nay seorang biarpun di ngangkang depan kamu kalau iman kamu kuat g akan terjadi perselingkuhan
kamu sangat menjijikan 🤮
2025-08-28
0
Rusmini Mini
teruslah saling menyalahkan
2025-08-29
0