“Arumi, sebenarnya kamu kerja apa sekarang?” tanya salah seorang wanita dengan nada menyelidik. Senyumnya tampak ramah, tapi jelas ada maksud terselubung di baliknya.
Arumi mengangkat wajahnya, menatap mereka dengan santai. “Aku tidak bekerja.”
Seketika ruangan hening sejenak, lalu pecah oleh tawa beberapa orang. Mereka saling pandang, sebagian menutup mulut sambil cekikikan.
“Tidak bekerja? Hahaha… terus kamu makan apa setiap hari?” ujar seorang pria, masih sambil tertawa.
Arumi tetap duduk anggun, menegakkan punggungnya. Dengan tenang ia menjawab, “Seseorang memberiku makan.”
Tawa yang tadi sempat mereda, kini meledak lagi, bahkan lebih keras.
“Ya ampun, ternyata masih ada ya di dunia ini yang tidak tahu malu. Masih sehat, masih muda, tapi makan berharap pemberian orang lain,” sindir seorang wanita yang duduk tak jauh dari Nayla.
“Betul,” timpal yang lain sambil terkekeh. “Miris banget hidup begini. Dasar manja, numpang hidup!”
Arumi hanya menyesap minumannya, tidak membalas dengan emosi. Namun, sebelum ia sempat bicara lagi, seorang pria yang duduk agak di ujung meja menyandarkan tubuhnya ke kursi dengan senyum congkak. Ia adalah anak seorang pengusaha besar, kaya sejak SMA, dan dikenal angkuh.
“Kalau kamu mau, Arumi,” katanya dengan suara keras, cukup untuk didengar semua orang. “Aku bisa jadi orang yang kasih kamu makan. Setiap hari kamu akan makan enak, tidur nyaman. Asal kamu mau jadi simpananku.”
Tawa yang lebih keras lagi meledak dari sebagian tamu. Beberapa menepuk meja, ada juga yang bersiul nakal.
Arumi diam sesaat, jemarinya mengetuk perlahan sisi gelas kristal di tangannya. Tatapannya terarah pada pria itu, dingin tapi penuh wibawa. Tanpa terburu-buru, ia mengukir senyum tipis yang justru membuat beberapa orang yang tadi tertawa mendadak kikuk.
Arumi menatap pria itu lekat-lekat, lalu tersenyum tipis. Senyumnya bukan malu, bukan pula marah, lebih seperti senyum seseorang yang sudah terlalu jauh di atas untuk peduli dengan cemoohan kecil.
“Apa yang kamu…
The Price Of Affair
Bab: 73
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Rusmini Mini
Elfando suruh Arumi pake gaun warna maroon kenapa pake gaun blue safir kembaran sm Nayla ...
2025-08-29
0
Wirda Wati
dasar kepedean Nayla....klu ngga salah Arumi pakai gaun maron
2025-08-30
0
Heny
Nayla terlalu percaya diri mampu bayar gk tu
2025-09-08
0