Elfando duduk di kursi kerjanya, jari-jarinya mengetuk pelan permukaan meja kayu mahoni yang mengilap. Di hadapannya, tumpukan dokumen terbuka, namun matanya tidak benar-benar membaca. Pandangannya kosong, seolah pikirannya terbang ke tempat lain.
Ketukan pintu yang ragu-ragu membuatnya tersadar. “Masuk,” ucapnya singkat.
Ryan melangkah masuk, sedikit menunduk, menutup pintu dengan hati-hati.
Ryan menatap Elfando dengan ragu sejenak sebelum akhirnya berbicara pelan namun tegas,
"Pak, Nona Arumi benar-benar hamil."
Elfando menatap Ryan dengan sorot mata terkejut.
“Dia, benar hamil?” suaranya terdengar nyaris tak percaya.
“Iya, Pak,” jawab Ryan mantap.
Elfando terdiam sejenak, lalu mencondongkan tubuhnya. “Apa kau sudah memastikan itu anakku?”
“Sejauh yang bisa saya telusuri, kemungkinan 99% itu memang anak Anda,” jelas Ryan tenang. “Sejak bercerai dengan suaminya, Nona Arumi tidak pernah menjalin hubungan dengan siapa pun. Bahkan, usia kandungannya sangat sesuai jika dihitung dari hari ketika Anda dan Nona Arumi bertemu.”
Elfando tersenyum mendengar penjelasan itu.
“Pak,” panggil Ryan, lalu menghela napas sebelum melanjutkan. “Ada urusan apa dia ingin menemuiku? Aku sudah membayarnya malam itu. Katakan saja padanya, kita sudah impas. Kami sama-sama saling menyenangkan. itu yang di katakan nona Arumi." Ujar Ryan.
Elfando, yang sedari tadi duduk di balik meja kerjanya, mengangkat pandangan dari berkas-berkas yang tengah ia baca. Tatapannya tajam, menusuk, namun suaranya tetap datar.
“Begitu katanya?” ujarnya pelan, seolah memastikan ia tidak salah dengar.
Ryan mengangguk sekali, ragu-ragu. “Iya, Pak. Itu persis seperti yang dia sampaikan.”
Elfando bersandar di kursinya, jemarinya kembali mengetuk perlahan permukaan meja. Ada jeda panjang, cukup membuat Ryan merasa suasana di ruangan itu semakin berat.
"Apa dia tidak tahu aku ini siapa?" Tanya Elfando.
"Sepertinya tidak Pak." Jawab Ryan.
"Kau tidak memberitahunya?" Tanya Elfando.
"Bapak tidak menyuruh saya memberitahuny…
The Price Of Affair
Bab: 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Rusmini Mini
ayo di ingat ingat Rumi utu cowok tajir yg mau bertanggung jwb kehamilanmu
2025-08-28
0
Dorothea.Celestyn Arwendaru
ayo arumi.
itu bapak dari anak dalam kandungan mu
2025-11-03
0
💗 AR Althafunisa 💗
kenapa diulang-ulang terus kalimat nya
2025-11-05
0