Malam itu, suasana vila begitu tenang. Lampu-lampu taman menyala redup, menciptakan bayangan panjang di jalan setapak. Para penjaga tampak berpatroli dengan ketat, langkah-langkah mereka terdengar ritmis di antara desir angin malam.
Namun ketenangan itu mendadak pecah ketika suara klakson mobil meraung kencang di depan gerbang utama. Sebuah sedan hitam berhenti mendadak, pintunya dibanting keras, dan dari dalam keluar Hansel dengan wajah kusut, mata merah, serta bau alkohol yang menyeruak begitu ia mendekat.
“Buka pintunya! Aku mau ketemu Arumi!” teriak Hansel, suaranya parau namun penuh emosi. Tangannya mengepalkan pagar besi seolah ingin merobohkannya.
Dua penjaga segera maju, tubuh mereka tegap, ekspresi waspada.
“Maaf, Tuan. Anda tidak diizinkan masuk. Tolong segera pergi sebelum kami bertindak tegas,” ujar salah satu dari mereka dengan suara datar.
Hansel mendengus kasar, matanya melotot penuh amarah. “Kalian ini siapa hah? Aku suaminya! Aku berhak ketemu dia!”
Penjaga lain ikut menegaskan. “Maaf, Nyonya Arumi sudah tidak ada hubungan lagi dengan Anda. Sekali lagi, mohon segera tinggalkan tempat ini.”
Hansel tertawa miris, suaranya pecah di udara malam. “Tidak ada hubungan lagi? Omong kosong! Dia istriku, aku yang dulu membangun hidup bersamanya! Kalian semua tidak punya hak untuk menjauhkan dia dari aku!”
Ia mencoba menerobos, tubuhnya menabrak salah satu penjaga. Seketika, dua orang lainnya sigap menahan, memegangi kedua lengannya. Hansel meronta, wajahnya merah, teriakannya menggema.
“Arumiiii!!! Aku tahu kamu di dalam! Keluar! Aku cuma mau bicara!”
Di dalam vila, Arumi yang sedang duduk bersama Hilda di ruang tamu langsung menegang. Teriakan Hansel terdengar jelas hingga menembus dinding tebal vila itu. Tubuhnya bergetar, tangannya tanpa sadar menggenggam erat tangan Hilda.
“Rum…” bisik Hilda, menatap sahabatnya dengan tatapan khawatir. “Jangan keluar. Biarkan penjaga yang urus dia.”
Arumi mengangguk pelan, meski air matanya mulai menggenang. Hatinya berkec…
The Price Of Affair
Bab: 98
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Wirda Wati
nasi udah jadi bubur🥰
2025-08-31
0
Ds Phone
gila ini orang
2025-09-23
0
Linda Liddia
Fando villa udh gak aman lg mending pindah aja
2025-09-03
1