Pagi di Vila selalu dimulai dengan keheningan yang damai. Matahari baru saja menyelinap masuk melalui jendela-jendela tinggi, menembus tirai tipis yang bergoyang pelan diterpa angin. Di halaman depan, suara burung-burung kecil bercampur dengan gemericik air mancur, menambah nuansa segar.
Arumi duduk di kursi rotan dekat jendela ruang keluarga. Perutnya yang mulai membesar lima bulan itu ditopang dengan bantal kecil. Tangan kirinya memegang buku bacaan ringan tentang parenting, sementara tangan kanannya sesekali mengelus perutnya dengan gerakan lembut.
“Apa kamu sudah bangun, Nak?” bisiknya pada bayi yang belum lahir itu. Senyumnya merekah, tulus, penuh cinta. “Ibu harap kamu tenang, jangan ikut-ikutan deg-degan karena ibu kemarin bertemu orang masa lalu yang menyebalkan.”
Suara langkah ringan terdengar dari arah dapur, salah satu pelayan rumah, muncul sambil membawa nampan berisi segelas jus jeruk segar dan roti gandum panggang.
“Selamat pagi, Nyonya Arumi,” sapa Lila sambil menunduk hormat. “Dokter bilang ibu hamil sebaiknya sarapan lebih teratur. Chef sudah menyiapkan makanan sehat.”
Arumi tersenyum hangat. “Terima kasih. Kalian selalu perhatian.” Ia mengambil jus jeruk itu lalu menyesap sedikit. Rasanya segar, membuat tubuhnya lebih bertenaga.
Meski rumah besar itu dipenuhi banyak pelayan, Arumi tidak pernah berubah. Ia tetap rendah hati, ramah, dan hangat. Semua staf menyayanginya, apalagi setelah mereka melihat betapa lembutnya Arumi memperlakukan setiap orang.
Pagi itu terasa damai. Namun pikirannya sesekali melayang ke acara gala semalam. Pertemuan dengan Nayla dan Dimas masih segar dalam ingatannya. Tatapan penuh tantangan dari Nayla seakan masih mengikutinya.
Arumi menarik napas dalam-dalam. Tidak, aku tidak boleh membiarkan itu mengganggu ketenanganku. Hidupku sekarang berbeda. Aku punya suami yang mencintaiku dan keluarga kecil yang akan segera lengkap.
Di ruangan lain, Elfando sedang bersiap berangkat kerja. Jas hitamnya sudah rapi, dasi terikat sempurna…
The Price Of Affair
Bab: 108
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments