Ruang kerja Ryan sore itu terasa lengang. Ia sedang menutup laptop ketika suara langkah bergegas terdengar. Pintu diketuk ringan, lalu terbuka. Hilda muncul dengan senyum lebar dan mata yang berbinar penuh semangat.
“Ryan,” panggilnya, membuat pria itu menoleh.
Ryan menaikkan alis. “Hilda? Ada apa? Mau ketemu Elfando?.”
"Nggak, untuk apa aku ketemu dia." Jawab Hilda.
"Lalu?" Tanya Ryan dengan mengernyit
Hilda menutup pintu di belakangnya, lalu berjalan mendekat tanpa basa-basi. Nafasnya terdengar sedikit terburu, seakan ia sudah menyiapkan kalimat sejak tadi.
“Aku nggak bisa tahan lagi. Aku harus bilang sekarang.”
Ryan mengerutkan kening. “Bilang apa?”
Hilda berhenti tepat di depannya, lalu menatap lurus ke matanya. “Aku suka sama kamu, Ryan. Aku jatuh cinta sama kamu.”
Seakan listrik menyambar, tubuh Ryan menegang. Wajahnya memanas, dan ia buru-buru berdiri, menundukkan kepala agar Hilda tidak melihat pipinya yang mulai memerah. “Hilda, apa yang kamu bicarajan? Jangan bercanda.”
“Aku kelihatan kayak bercanda?” balas Hilda cepat, suaranya mantap. Ia melangkah lebih dekat lagi, jarak mereka tinggal sejengkal. “Aku serius, Ryan. Aku suka sama kamu, dan aku nggak malu ngakuin itu.”
Ryan berdeham, tangannya sibuk merapikan berkas di meja hanya untuk mengalihkan diri. “Kamu, kamu jangan asal ngomong. Aku ini....”
“Kamu itu pria yang aku mau,” potong Hilda berani, matanya menatap penuh keyakinan. “Kamu pikir aku nggak tahu kamu orangnya kaku? Justru itu yang bikin aku makin penasaran.”
Ryan semakin salah tingkah. Ia melangkah mundur sedikit, tapi malah terpojok ke sisi meja. “Hilda, cukup, ini tidak nyaman.”
Hilda tersenyum kecil, senyum nakal tapi tulus. “Kalau kamu nggak nyaman, kenapa wajahmu merah?” godanya pelan.
Ryan terdiam, matanya membelalak, jelas semakin kikuk. Ia hendak membalas, tapi kata-kata itu tercekat di tenggorokannya.
Hilda justru semakin gencar. Ia maju selangkah, lalu menunduk sedikit, membuat Ryan harus menatapnya. “Aku nggak akan berhenti, Ryan. Ka…
The Price Of Affair
Bab: 86
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
partini
lah ini mah tikus ngejar kucing 😂😂😂
aihhh perlu dai kasih Shok dia hil
coba jalan ma cowok dia cemburu ga
2025-08-26
0
Rusmini Mini
kok Ryan gitu... coba aja berhenti godain dia hilang sejenak dia nyariin gak
2025-08-29
0
Mundri Astuti
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ Pepet terus Hilda tinggal dikit lagi itu
2025-08-26
0