Gedung pusat North One Global dipenuhi hiruk-pikuk sejak pagi. Kamera televisi sudah berjejer rapi di lobi, wartawan dari berbagai media nasional hingga internasional menunggu dengan sabar. Suasana penuh ketegangan, bukan hanya karena konferensi pers besar-besaran yang jarang dilakukan, tapi juga karena sorotan publik kini begitu tajam.
Nama Arumi berulang kali disebut di media sejak seminggu terakhir. Gosip lama dengan Hansel diputar ulang tanpa henti, bahkan beberapa stasiun televisi menyiarkan kembali potongan-potongan foto lama mereka berdua, dipadukan dengan narasi dramatis yang mengaitkan kematian Hansel dengan dirinya.
Hari ini, Arumi memutuskan untuk bicara langsung. Tidak lagi bersembunyi di balik pernyataan resmi North One Global atau membiarkan rumor berjalan liar. Ia ingin menatap publik, menegaskan siapa dirinya, dan melindungi keluarganya.
Di ruang tunggu, Arumi duduk bersebelahan dengan Elfando. Gaun sederhana berwarna putih gading membungkus tubuhnya. Perutnya yang hamil enam bulan kini semakin jelas terlihat, namun ia tidak menutupi, justru sengaja menampilkan dengan bangga. Rambutnya disanggul rapi, wajahnya dihias natural tanpa berlebihan.
Elfando menatap istrinya dengan cemas. “Sayang, kamu yakin bisa melakukannya? Wartawan tidak akan berhenti menyerang dengan pertanyaan. Mereka bisa kejam.”
Arumi menoleh, menggenggam tangan suaminya erat. “Aku sudah memutuskan, sayang. Kalau aku diam, mereka akan terus menuduhku. Tapi kalau aku bicara, setidaknya aku bisa memilih kata-kataku sendiri. Aku tidak mau menjadi korban gosip lagi.”
Elfando menarik napas panjang, lalu mengangguk. Ada rasa bangga di matanya. “Aku ada di sini. Kita hadapi bersama.”
Suara panitia mengumumkan bahwa acara akan segera dimulai. Mereka berdiri, berjalan menuju pintu besar yang langsung terhubung dengan aula konferensi pers. Sorotan lampu kamera seketika menyerbu saat pintu terbuka. Wartawan berebut posisi, kilatan flash menyilaukan.
Arumi melangkah dengan tenang. Ia duduk di ku…
The Price Of Affair
Bab: 117
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
YuWie
membela diri hy dg omongan tho arum2... gak ada bukti yg kau sodorkan.
2025-11-17
1
Ds Phone
apa lagi tu agak nya
2025-09-23
0